Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Hermawan tidak menyarankan orang dengan penderita penyakit jantung yang sudah akut untuk melaksanakan ibadah puasa.
"Pasien dengan gagal jantung yang fungsi pompa jantungnya sudah sangat menurun dan dikhawatirkan kondisinya tidak stabil, tidak disarankan untuk berpuasa," katanya dalam diskusi tentang kesehatan saat berpuasa yang diikuti di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Kamis (28/3).
Hermawan mengungkapkan puasa pada pengidap penyakit jantung akut dikhawatirkan dapat mengakibatkan ketidakstabilan pompa jantung.
Baca juga : Ini Manfaat Puasa bagi Kesehatan Jantung
Ia menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti halnya dehidrasi, serta gangguan yang diakibatkan komplikasi penyakit lain seperti gula darah yang tidak terkontrol.
"Jadi sebaiknya kalau merasa tidak mampu dan tidak kuat, sebaiknya pada penderita jantung tidak dipaksakan untuk berpuasa. Kalau misalnya lelah ya langsung berbuka puasa," ujar dokter yang berpraktik di RSPP itu.
Meski demikian, Hermawan menyarankan kepada penderita penyakit jantung yang termasuk ke dalam kategori ringan untuk melakukan ibadah puasa, tentunya dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.
Baca juga : Ini Waktu yang Tepat Periksa Gula Darah Anda Saat Berpuasa
Menurutnya, puasa dapat mengembalikan keseimbangan metabolisme tubuh, karena puasa dapat melatih tubuh untuk mengendalikan waktu makan dan mencerna makanan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh.
Untuk itu, ia mengimbau kepada para penderita penyakit jantung yang termasuk ke dalam kategori ringan untuk melakukan ibadah puasa, dengan terlebih dahulu berkonsultasi kepada dokter.
Sedangkan kepada yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung, Hermawan mengimbau agar menjaga hidup sehat, dengan makan makanan sehat, rutin berolahraga, dan tidak merokok. (Z_8)
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Tes darah baru mampu mendeteksi risiko komplikasi mematikan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Terobosan besar bagi jutaan pengidap jantung genetik.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Memasuki awal tahun 2026, pertanyaan puasa berapa hari lagi mulai ramai diperbincangkan oleh umat Islam.
Lebih dari 70 studi menunjukkan puasa 8–24 jam tidak memengaruhi daya ingat, fokus, atau penalaran pada orang dewasa. Namun, efeknya berbeda pada anak dan remaja.
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah dengan memberikan nominal yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kg untuk per hari puasa yang ditinggalkan.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto disebut-sebut menjalani tirakat dengan berpuasa tiga hari tiga malam di dalam Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama pada bulan Dzulhijjah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved