Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Dokter estetika dan edukator kecantikan Abelina D. Fitria meminta para ibu hamil untuk menghindari produk-produk perawatan kulit yang mengandung bahan-bahan yang bisa membahayakan kesehatan diri maupun janin. Produk-produk yang dimaksud adalah yang mengandung retinoid atau hydroquinone.
"Itu penekanannya lebih ke mempengaruhi janin yang masih berkembang. Misalnya, retinoid yang diminum, itu bisa menghambat pertumbuhan janin," ujar Abelina di Jakarta, Rabu (13/3).
Ia juga mengatakan produk yang mengandung hydroquinone, yang biasanya ada pada produk pemutih kulit, juga tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.
Baca juga : QNET Luncurkan Dua Produk Perawatan Tubuh Khusus Pria
"Kandungan-kandungan yang masih abu-abu seperti retinol, glycolic acid, atau acid-acid yang lain itu masih abu-abu. Kalau untuk amannya, ya bagusnya tidak boleh. Penelitiannya masih kurang banyak, jadi lebih baik jangan dipakai," jelasnya.
Abelina menyarankan perempuan yang sedang hamil atau menyusui berkonsultasi dengan dokter dalam menggunakan produk-produk kecantikan.
"Kalau retinoid sama acid-acid itu dia kadang-kadang boleh, kadang-kadang tidak. Tergantung dokternya. Cuma kalau ibu menyusui boleh, kalau ibu hamil tidak boleh," imbuhnya. (Ant/Z-11)
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Diagnosis prenatal membantu mendeteksi potensi kelainan pada janin sebelum lahir. Hal ini memungkinkan orangtua untuk merencanakan langkah terbaik bagi masa depan anak mereka.
Nutrisi lengkap tidak hanya bagi tumbuh kembang janin, tetapi juga untuk menjaga kebugaran dan kesiapan ibu menghadapi peran barunya.
Ibu hamil harus menghindari gerakan minim trauma hingga mengurangi gerakan yang berpusat pada core atau inti tubuh yang ada di area perut.
Ibu Hamil agar menghindari latihan yang terlalu melibatkan otot perut.
Ibu hamil bisa mengonsumsi beberapa makanan yang mendukung perkembangan kognitif janin hingga membuat janin lebih pintar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved