Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR merupakan aspek penting bagi kesehatan tubuh, tetapi ketika disertai dengan kebiasaan mengorok, dampak negatifnya dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Mengorok saat tidur, meskipun umum terjadi, bisa memberikan dampak yang signifikan pada kesehatan dan kualitas tidur seseorang.
Ngorok terjadi ketika aliran udara terhambat saat tidur, menyebabkan getaran pada jaringan lunak di tenggorokan.
Tidur ngorok dapat dialami siapa saja, tapi kecenderungan untuk mengalami ngorok bisa berbeda-beda pada setiap individu. Menurut Dr Michael Breus, seorang ahli tidur terkemuka, mengorok dapat menyebabkan gangguan tidur, termasuk sleep apnea, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
"Mengorok dapat mengakibatkan terhentinya pernapasan secara sementara, memaksa jantung dan otak bekerja lebih keras untuk memastikan aliran oksigen tetap stabil," ujarnya.
Baca juga : Picu Insomnia, Hati-Hati dengan Kebiasaan Makan Ini
Dr Susan Redline, seorang pakar tidur dari Brigham and Women's Hospital, menyatakan mengorok dapat memicu konsekuensi serius seperti hipertensi dan masalah kesehatan kardiovaskular.
Dampak buruk tidur mengorok tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik. Ahli tidur terkemuka Dr William Dement, menekankan mengorok dapat merusak kualitas tidur pasangan, menyebabkan kelelahan, dan bahkan dapat menjadi faktor kontributor dalam masalah hubungan."
Karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab tidur mengorok dan mencari solusi yang efektif, seperti perubahan gaya hidup, posisi tidur yang tepat, atau konsultasi dengan profesional kesehatan.
Baca juga : Kapan Amandel Membesar Perlu Dioperasi?
Selain mengidentifikasi penyebab tidur ngorok, perlu juga untuk mengatasi tidur ngorok, salah satu caranya adalah dengan meminum teh detoks herbal Detogreen yang merupakan produk berizin Badan POM dari PT Farmasindo Daniswara Medika.
Mengandung bahan-bahan seperti Senna alexandrina, Camellia sinensis, Moringa oleifera, dan Zingiber officinale, teh ini bermanfaat mendetoks sistem pencernaan dan membuat sistem pernapasan menjadi lancar untuk mengurangi tidur ngorok.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Sleep Research, dikemukakan bahwa konsumsi Zingiber officinale atau jahe secara teratur dapat memberikan manfaat positif bagi kualitas tidur dengan mengurangi kecenderungan untuk ngorok.
Baca juga : Ini Posisi Tidur Terbaik saat Asam Lambung Naik, Bantu Kurangi Nyeri dan Sesak
Dr Amanda Franks, seorang ahli tidur terkemuka, menyatakan jahe telah terbukti memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu meredakan iritasi di saluran pernapasan, memfasilitasi aliran udara yang lebih baik, dan mengurangi kemungkinan terjadinya ngorok saat tidur.
Detogreen juga mengusung sejumlah manfaat untuk sistem pencernaan. Teh ini terbukti dapat membersihkan plak-plak kotoran dalam usus penyebab penyakit degeneratif.
Selain itu, terdapat juga produk Detogreen Honey yang bermanfaat untuk mencegah risiko infeksi pada perut, meredakan gejala sindrom iritasi usus besar, dan meningkatkan kemampuan penyerapan nutrisi. (H-2)
Ahli tidur menjelaskan kualitas tidur sama pentingnya dengan durasinya, serta bagaimana ritme tubuh menentukan kebutuhan tidur setiap orang.
Pelajari manfaat meditasi bagi mental & fisik, teknik populer, serta panduan pemula yang mudah dan konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap gejala apnea tidur obstruktif (OSA) cenderung memburuk di akhir pekan akibat perubahan pola tidur.
Dalam era kerja cepat dan tuntutan multitasking, kelelahan setelah jam kerja bukan lagi hal aneh—terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
Memasuki usia Spring Air yang ke-100 pada 2026, Spring Air memperkuat reputasinya sebagai pelopor teknologi tidur.
Produk yang menawarkan solusi untuk tidur lebih nyenyak adalah Nutrilite™ Healthy Sleep Solution.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved