Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyarankan program makan siang dan susu gratis tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga ibu hamil. Menurutnya, ibu hamil harus lebih diprioritaskan dalam memperoleh manfaat tersebut demi menurunkan risiko anak lahir stunting.
"Untuk stunting saya berharap ada modifikasi. Programnya termasuk di makan siang gratis tetapi untuk ibu hamil. Itu diberi paket yang lebih baik, misalnya dikasih vitamin," ujar Hasto di Yogyakarta, Jumat (8/3) malam.
Ia mengemukakan para ibu hamil juga bisa diberikan makanan-makanan olahan, namun disarankan banyak mengandung protein hewani.
Baca juga : Ahli Gizi: Program Makan Gratis Tidak Akan Efektif Atasi Stunting Jika Mengabaikan Faktor Lain
"Menurut saya, itu akan lebih efektif menurunkan angka stunting, karena sasarannya langsung ke ibu hamil," tuturnya.
Hasto juga menyebut anggaran Rp15.000 per orang untuk program makan siang gratis tidak akan mencukupi untuk menu utama. Namun, itu akan mencukupi jika diberikan dalam bentuk suplemen kepada ibu hamil.
"Kalau Rp15 ribu untuk suplemen saja cukup. Kalau untuk menu utama ditambah segala macamnya bisa kurang," jelasnya. (Z-11)
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Setelah terkumpul selama satu bulan, telur didistribusikan ke setiap posyandu untuk diberikan kepada anak-anak.
SEGEGAP apapun dunia merayakan Natal, tetap saja titik awal peristiwa dimulai di dalam keluarga, keluarga biasa, pasangan suami istri baru, miskin-sederhana, di tempat terpencil.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved