Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyarankan program makan siang dan susu gratis tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga ibu hamil. Menurutnya, ibu hamil harus lebih diprioritaskan dalam memperoleh manfaat tersebut demi menurunkan risiko anak lahir stunting.
"Untuk stunting saya berharap ada modifikasi. Programnya termasuk di makan siang gratis tetapi untuk ibu hamil. Itu diberi paket yang lebih baik, misalnya dikasih vitamin," ujar Hasto di Yogyakarta, Jumat (8/3) malam.
Ia mengemukakan para ibu hamil juga bisa diberikan makanan-makanan olahan, namun disarankan banyak mengandung protein hewani.
Baca juga : Ahli Gizi: Program Makan Gratis Tidak Akan Efektif Atasi Stunting Jika Mengabaikan Faktor Lain
"Menurut saya, itu akan lebih efektif menurunkan angka stunting, karena sasarannya langsung ke ibu hamil," tuturnya.
Hasto juga menyebut anggaran Rp15.000 per orang untuk program makan siang gratis tidak akan mencukupi untuk menu utama. Namun, itu akan mencukupi jika diberikan dalam bentuk suplemen kepada ibu hamil.
"Kalau Rp15 ribu untuk suplemen saja cukup. Kalau untuk menu utama ditambah segala macamnya bisa kurang," jelasnya. (Z-11)
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved