Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Rini Sekartini mengatakan kebersihan perlu dijaga guna mencegah anak dari penyakit diare.
Rini menyebutkan seseorang mudah terjangkit diare karena lingkungan yang kotor serta buruknya kebersihan individu.
"Penularan diare sifatnya fekal oral, virus, bakteri dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi," ujar Rini dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (12/2).
Baca juga : Jangan Biarkan Anak Anda Main di Air Banjir, Bisa Terkena Leptospirosis
Dia menyebut diare merupakan satu dari sejumlah penyakit yang sering muncul saat musim hujan, seperti demam berdarah dengue, influenza, dan leptospirosis.
Guna mencegah hal tersebut, ujarnya, perlu dilakukan sejumlah langkah, semisal menjaga kebersihan anak serta orang yang mengasuhnya.
"Cuci tangan dengan benar, 7 langkah cuci tangan. Usahakan dengan air yang mengalir," katanya.
Baca juga : Waspadai Diare selama Liburan
Selain itu, anak dan pengasuh perlu mencuci tangan hingga bersih setelah buang air besar atau kecil.
Dia menambahkan, perlu mencuci bahan makanan, seperti sayuran, dengan air mengalir, dan makanan yang dihidangkan juga perlu dimasak hingga matang.
"Asupan nutrisi tetap perhatikan isi piring. Cukupi kebutuhan akan karbohidrat, protein lemak dan vitamin mineral," katanya.
Baca juga : Seorang Anak Selamat Setelah Tanah Longsor di Filipina
Dia juga mengingatkan soal asupan cairan yang cukup yang sesuai dengan usia anak.
Dia menyebut bayi usia 0-6 bulan memerlukan cairan 700 ml/hari, bayi 7- 12 bulan memerlukan cairan 800 ml/hari, anak 1-3 tahun memerlukan 1.300 ml/hari, dan anak 4-8 tahun memerlukan 1.700 ml/hari.
Dia melanjutkan, anak 9-13 tahun memerlukan 2.400 ml/hari pada laki-laki dan 2.100 ml/hari pada perempuan, dan anak 14-18 tahun memerlukan 3.300 ml/hari untuk laki-laki dan 2.300 ml/hari untuk perempuan.
Baca juga : Berkebun Atau Mengepel Lantai Bisa Gantikan Olahraga Sedang
"Cairan ini dapat berasal dari makanan maupun minuman. Cairan dari minuman dapat berasal dari air putih, susu, atau jus buah," ujarnya.
Selain itu, pemberian vitamin yang cukup, serta imunisasi juga diperlukan guna mencegah diare.
"Rotavirus dapat diberikan pada bayi kurang dari 6 bulan," ujarnya.
Baca juga : Ini Tips Mengatasi Anak Diare di Rumah
Rini menyebutkan, waktu tidur yang cukup juga perlu diperhatikan. (Ant/Z-1)
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) harus dimulai dari lingkungan kerja
Pelajari cara mandi wajib setelah berhubungan intim dalam Islam, termasuk niat, tata cara, dan pentingnya untuk menyucikan diri sesuai syariat.
Petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA).
Semua pengelola dapur SPPG agar memastikan higienis setiap bahan baku terutama dalam proses pengolahan makanan.
Para orangtua disarankan menghindari penggunaan disinfektan dan antiseptik secara berlebihan di rumah dan fokus pada upaya kebersihan fungsional, bukan sterilisasi berlebihan.
Tak hanya untuk mengembangkan adonan, baking soda juga bermanfaat untuk kesehatan dan kebersihan. Simak cara pakainya dan efek sampingnya.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved