Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LIKA-liku hidup orang Surabaya faktanya selalu menarik untuk disimak. Bagaimana tidak, semangat juang dan keberaniannya, hubungan sosial dan komunitasnya, serta rasa gotong royong yang solid menjadikan ‘arek Suroboyo’ punya ciri khas tersendiri.
Realitas itulah yang kemudian diangkat oleh Robby Maulid S ke dalam konten penuh humor. Konten-konten yang disajikannya melalui akun media sosial Instagram dan TikTok @robbymaulids fokus membahas kehidupan sehari-hari orang Surabaya, lengkap dengan sentuhan lawakan khas arek Suroboyo.
“Saya lahir dan besar di Surabaya, sehingga materi dalam konten yang saya unggah pun memang sesuai dengan realitas yang ada. Kehidupan sosial saya pun tak terbatas hanya dengan orang Surabaya asli, melainkan juga dengan orang Madura dan Tionghoa, jadi kontennya lebih beragam,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (20/1).
Baca juga: Kiat Sukses Muhagumi dari Konten Kreator menjadi Co Host Selebritas
Terkait konten yang disajikan, Robby punya ciri khas berbeda dari konten kreator lainnya karena punya jargon ‘Kok Isokkk’. Munculnya jargon tersebut bermula dari kejadian nyata di warung dimana ada dua bapak-bapak tengah membahas tentang vaksin covid-19.
“Jadi bapak-bapak itu bilang jangan mau vaksin covid, nanti ada chip yang dimasukkan ke tubuh kita. Lah saya batin, kok isokkk? Dari sini kemudian saya produksi konten dengan dengan pendekatan yang khas Surabaya. ‘Kok Isokkk’ menjadi ciri khas untuk setiap konten saya,” ungkap dia.
Ist
Menggeluti profesi sebagai konten kreator sejak Juli 2022, siapa sangka Robby sebelumnya merupakan seorang pedagang telur gulung. Tak hanya itu, ia juga pernah berprofesi sebagai driver ojek online, membuka jasa cuci sepatu, waiters wedding, hingga sempat menekuni usaha jasa pemasangan kanopi.
Baca juga: Konten Kreator Bisa Jadi Moderator Debat Capres Cawapres
“Februari 2022 saya masih dagang telur gulung, tapi Juli 2022 sudah mulai produksi konten dan fokus di sini,” imbuhnya.
Sebelum memutuskan menjadi seorang konten kreator, Robby sempat mencoba peruntungan dengan mengikuti audisi Stand Up Comedy Academy pada tahun 2016 dan 2017. Sayangnya, ia bahkan tak lolos audisi. Meski demikian, semangatnya tidak pernah luntur.
“Saya audisi bareng sama Nopek, Pras Adi Nganjuk, dan Fuad Sasmita. Mereka bertiga berhasil lolos, saya saja yang gagal. Tapi ternyata memang mungkin rezeki saya belum disitu, tapi ternyata jalan rezekinya menjadi content creator,” ujar dia.
Pencapaian terbesarnya menjadi content creator sejauh ini adalah telah meraih Silver Play Button di YouTube. Beberapa kontennya pun viral, sehingga ia pernah diundang menjadi bintang tamu dalam podcast wakil walikota Surabaya.
Disinggung mengenai tantangan yang dihadapi sebagai content creator, Robby mengaku hingga kini belum ada yang terlalu menyulitkan dalam menekuni profesi ini. Sebab materi konten yang diangkat selalu fokus menampilkan vibes keluarga, kehidupan di Surabaya mulai dari gaya hidup orang-orangnya, sampai pertemanan arek Suroboyo termasuk jokes-nya.
Sejumlah konsep konten Robby yang banyak disukai warganet diantaranya tanya jawab dengan bocah cilik alias bocil, Kok Isokkk, prank keluarga, dan berbagi kasih kata-kata. “Saya selalu memastikan bahwa konten yang saya buat membawa komedi yang relatable, family friendly, dan romansa yang ‘Surabaya banget’ dengan logat medok,” lanjut dia.
Mengingat karirnya yang masih seumur jagung, Robby pun berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dan menetapkan target kesuksesan untuk beberapa tahun mendatang. Dirinya berharap bisa mengukir lebih banyak prestasi, seraya tetap menyuguhkan konten yang menarik dan dapat menghibur banyak orang. (Z-10)
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Akademi Film umumkan YouTube sebagai pemegang hak siar eksklusif Piala Oscar mulai 2029 hingga 2033.
Video-video ini bisa berupa hiburan, edukasi, musik, vlog, tutorial, game, berita, dan banyak jenis lainnya.
Dengan YouTube, pengguna dapat menonton jutaan video dari berbagai kategori hingga mengunggah video sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved