Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Mantan penyanyi cilik sekaligus publik figur Tasya Kamila memiliki cara tersendiri untuk menghindarkan penggunaan gawai seperti ponsel bagi kedua anaknya. Perempuan yang kini berusia 31 tahun tersebut bercerita bahwa dia dan sang suami, Randi Wardhana Bachtiar, memutuskan kedua anaknya tidak diperkenankan memiliki screen time atau menggunakan gawai sebelum usia satu tahun.
"Di bawah usia satu tahun itu sama sekali tidak ada kita berikan screen time. Setelah setahun pun kami kasih tetapi sangat dibatasi dan diawasi," ujar Tasya.
Lebih lanjut, dalam beberapa unggahan di Instagramnya, Tasya lebih banyak membiarkan anaknya mengeksplorasi benda-benad di rumah. Ia juga kerap mengajak anaknya bermain di luar ruangan. Menurutnya, bermain lebih bermanfaat dibandingkan menatap layar gawai. Bermain juga dapat melatih imajinasi serta motorik halus dan kasar sang anak.
Baca juga: Tasya Kamila Pilih Gunakan produk Organik, Ini Alasannya
Terkait pembagian tanggung jawab dalam pengasuhan anak, Tasya dan suaminya berkontribusi secara penuh dalam mengasuh anak-anak mereka.
Sang suami, kata Tasya Kamila, memutuskan kembali ke Indonesia, setelah menjalani hubungan jarak jauh dari Amerika Serikat untuk turut langsung berperan dalam perkembangan tumbuh kembang kedua buah hati.
Baca juga: Ayah Berperan Besar dalam Pola Asuh Keluarga
Dalam kesempatan itu, Tasya turut menyampaikan bahwa dia dan suami selalu berhati-hati dalam menyaring informasi, terutama yang berkaitan dengan pengasuhan anak.
"Dalam dunia digital parenting, sangat penting untuk menyaring informasi dari sumber yang kredibel," tandasnya. (Z-11)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Riset terbaru mengungkap 16% balita masih mengalami gejala gegar otak setahun setelah cedera.
GAYA parenting Nikita Willy kerap menarik perhatian publik, terutama sejak ia menjalani peran sebagai ibu dari dua anak. Di tengah kesibukannya sebagai figur publik,
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Hati-hati, istilah 'Good Boy' kini punya makna negatif di kalangan remaja. Simak bagaimana tren TikTok ini menjadi bentuk perundungan baru di sekolah.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
PUTRI Sheila Marcia, Leticia Charlotte Agraciana Joseph, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Gadis Sampul 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved