Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menjalin kerja sama dengan Egyptian Red Crescent (Hilal Ahmar Mesir), sebagai upaya mempermudah penyaluran bantuan dari masyarakat Indonesia ke Palestina. Kerja sama tersebut ditandatangani langsung Ketua Baznas KH. Noor Achmad dan Kepala Departemen Sumber Daya dan Pemasaran Egyptian Red Crescent, Dr. Silfiya Simon di Kairo, Mesir, Jumat (24/11).
Kedatangan delegasi Baznas ke Mesir salah satunya untuk menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga filantropi di Mesir, seperti Mishr Al Kheir, Bayt Zakat wa As Shadaqat Mesir, serta Egyptian Red Crescent. "Jadi nanti ada beberapa tahap kerja sama yang dilakukan. Tahap pertama, tanggap darurat kemanusiaan. Tahap kedua nanti awal tahun sudah mulai recovery dan rekonstruksi," kata Noor Achmad.
Menurutnya, sebagai wujud transparansi, Baznas menyiapkan tim pendamping di Mesir untuk menyaksikan langsung pemanfaatan dana yang digunakan membeli kebutuhan, proses pengepakan barang, hingga penyaluran ke Gaza Palestina.
"Nanti kita siapkan juga tim pendampingnya. Kita juga punya posko di Mesir. Terkait barang yang dibeli, nanti Hilal Ahmar yang lebih paham apa yang dibutuhkan. Tapi yang jelas kita siapkan tim pendampingnya," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Sumber Daya dan Pemasaran Egyptian Red Crescent, Silfiya Simon menegaskan, gencatan senjata yang tengah berlangsung merupakan kesempatan untuk menyalurkan bantuan. "Seperti Baznas, kita juga prinsipnya bergerak cepat, karena sekarang ini ada gencatan senjata, sehingga memungkinkan kita untuk mengirim banyak bantuan. Jadi, kita perlu memanfaatkan waktu ini dengan baik," katanya.
Menurutnya, dana yang dikirim dari Baznas akan langsung dibelanjakan kebutuhan untuk masyarakat Gaza, Palestina. Katanya, tim Baznas boleh ikut menyaksikan pembelian barang di Mesir. "Setelah dananya dikirim, kita akan langsung belanja kebutuhan untuk rakyat Palestina. Jadi nanti tim Baznas juga bisa melihat langsung kebutuhan yang dibeli sebagai transparansi," katanya.
Silfiya mengaku senang bisa bekerja sama dengan Baznas. Menurutnya, Egyptian Red Crescent sangat terbuka membantu rakyat maupun lembaga di Indonesia menyalurkan bantuan ke Gaza Palestina.
"Kami sangat yakin kalau berbicara tentang Indonesia sebagai negara Muslim terbesar, maka penghimpunan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. Kami senang bisa bekerja sama dan membantu Baznas," tandasnya. (RO/R-2)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Jhonlin Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved