Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI nutrisi dari RS Cipto Mangunkusumo Ariek Rahmawati mengatakan pengenalan aneka ragam makanan pada saat anak pertama mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) dapat memenuhi gizi seimbang sesuai kebutuhannya.
"Jadi, anak-anak diharapkan pola makan dan jenis bahan makanannya beraneka ragam jadi tidak hanya satu jenis makanan saja seperti karbohidrat saja, protein saja, atau lemak saja," kata Ariek dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring, Rabu (8/11).
Ariek menjelaskan pengenalan aneka ragam makanan bisa dimulai sejak anak memasuki masa MPASI yaitu usia 6-11 bulan, dengan proporsi lengkap karbohidrat, protein, sumber lemak dan sayur serta buah bisa ditambahkan namun tidak terlalu banyak.
Baca juga: Stunting Bisa Dicegah Sejak Kehamilan dan MPASI
Untuk komposisi pada setiap kelompok usia, Ariek menjelaskan untuk usia 6-8 bulan diberikan 30% MPASI dan 70% ASI dilanjutkan.
Dalam tahap pengenalan makanan ini, sayur dan buah tidak terlalu dibutuhkan terlalu banyak seperti pada orang dewasa karena kebutuhan serat anak yang sangat berbeda.
Pada usia 9-11 bulan, komposisi MPASI dan ASI seimbang yaitu masing-masing 50%. Dan pada usia 12-23 bulan, komposisi MPASI meningkat 70% dan pemberian ASI masih bisa dilanjutkan sampai anak berusia dua tahun atau 24 bulan.
Baca juga: Ini Tips Agar Anak Bersemangat Makan dari Nikita Willy
Sementara, saat memasuki usia 24 bulan sampai 5 tahun, anak dikenalkan makanan keluarga, dan susu jika direkomendasikan dokter.
Selama pemberian makanan MPASI, nutrisionis lulusan Universitas Brawijaya Malang ini mengatakan penggunaan garam dan gula boleh ditambahkan sebagai penyedap tergantung kebijakan masing-masing orangtua.
"Kalau usia di atas 2 tahun bisa diberikan penyedap alami, kalau tidak ada riwayat alergi bisa dari udang rebon segar, itu satu alternatif penyedap alami anak," tambah Ariek
Selain itu dalam pemberian MPASI protein hewani diutamakan karena lebih mudah terserap tubuh. Namun, bila protein hewani sulit didapat bisa ditambahkan atau diganti dengan protein nabati seperti tahu atau tempe.
Sementara pengenalan buah dan sayur tidak dibutuhkan terlalu banyak karena kebutuhan serat anak berbeda dengan orang dewasa, hanya untuk memenuhi kebutuhan mikronutriennya saja dalam porsi yang tidak terlalu besar.
Selama pengenalan MPASI, Ariek menyarankan untuk menghindari jenis bahan makanan yang keras atau yang mudah menyebabkan tersedak seperti kacang-kacangan dan yang mengandung alergen.
"Dihindari yang membuat tersedak atau choking hazard seperti yang keras, kacang dan alergen, jika anaknya alergi produk susu sapi bisa di hindari sambil manajemen alergennya dilakukan bertahap," ucap Ariek.
Ia juga menambahkan di antara waktu makan diharapkan anak tidak diberikan susu atau teh karena susu bisa menghambat penyerapan zat besi terutama jika berbarengan dengan konsumsi protein hewani. Begitu juga zat dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi.
Jika terus berlanjut maka anak bisa terkena anemia karena kekurangan zat besi.
Snack atau kudapan yang dianjurkan jika ingin diberikan di sela waktu makan adalah yang mempertimbangkan gizi seimbang dan tinggi protein.
Perhatikan pula pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan sebelum makan untuk menghindari anak mudah terserang penyakit, dan imbangi dengan aktivitas fisik untuk cegah anak obesitas. (Ant/Z-1)
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Platform gim imersif global, Roblox, resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh penggunanya melakukan verifikasi usia untuk mengakses fitur chat.
Memandikan anak yang terkena cacar air bertujuan agar kulit tetap bersih dan sehat. Langkah ini efektif untuk mencegah timbulnya biang keringat.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Penerapan gizi seimbang memiliki dampak langsung pada kesehatan saluran cerna. Asupan yang tepat akan menjaga keseimbangan bakteri baik (mikrobiota) di dalam usus.
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Makanan kaleng dengan kemasan rusak tidak layak konsumsi karena membawa risiko kesehatan yang serius.
Variasi makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pencernaan dan kondisi tubuh anak secara menyeluruh.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved