Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI wujud apresiasi terhadap jurnalis Indonesia yang proaktif membantu langkah edukasi kepada masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lewat karya-karyanya, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 20 jurnalis pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2023, Selasa (31/10).
Penghargaan tersebut diberikan kepada jurnalis media cetak, media online, photostory jurnalistik, televisi, dan radio yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia.
"Selamat kepada para pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2023. Tidak mudah memilih pemenang di antara ratusan karya-karya terbaik yang dikirimkan oleh rekan-rekan jurnalis media massa dari seluruh Indonesia," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti.
Baca juga: BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan Digital Architect of the Year 2023
"Terima kasih telah memberikan informasi yang komprehensif, sekaligus menginsipirasi masyarakat untuk peduli akan pentingnya terlindungi jaminan kesehatan," ucap Ghufron Mukti.
Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2023 diikuti oleh 158 peserta dari berbagai media massa lokal maupun nasional di Indonesia. Jumlah karya yang masuk sebanyak 202 karya, terdiri atas 27 karya media cetak, 90 karya media online, 28 karya foto jurnalistik, 19 karya televisi, dan 30 karya radio.
Untuk menjaga netralitas dalam melakukan penilaian, nama jurnalis dan media massa pada seluruh karya lomba yang masuk telah dihilangkan, sehingga bersifat anonim.
Pada kesempatan tersebut, Ghufron juga mengapresiasi peran jurnalis dalam mendukung implementasi Program JKN dengan memberikan berbagai informasi dan masukan yang konstruktif demi menyempurnakan penyelenggaraan Program JKN dari waktu ke waktu.
Baca juga: BPJS Kesehatan Pastikan tidak Ada Kenaikan Iuran Hingga 2024
Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi dan Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar.
Berikut para pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2023:
Kategori Media Cetak
Juara 1: Rendi Fadillah dari Sumatera Ekspress dengan judul karya “Tak Sembuh Besale, Berobat Pakai KIS”
Juara 2: Arita Nugraheni dari Harian Kompas dengan judul karya “Publik Apresiasi Pelayanan Kesehatan JKN-KIS”
Juara 3: Truly Okto Hasudungan Purba dari Tribun Medan dengan judul karya “Badan Usaha Dukung Donasi BPJS, Warga Kini Berobat Tanpa Khawatirkan Biaya”
Juara Harapan: Fransiskus Pati Herin dari Harian Kompas dengan judul karya “Tiada Lagi Berobat ke Negeri Tetangga”
Kategori Media Online
Juara 1: Siti Masudah Isnawati dari Suaramerdeka.com dengan judul karya JKN-KIS Jadi Penopang Tumbuh Kembang Anak-Anak Penyandang CdLS”
Juara 2: Lilik Darmawan dari MediaIndonesia.com dengan judul karya “Ikut Program JKN, Kampung Terpencil Lereng Gunung Pangkas Kasus Tengkes”
Juara 3: Deonisia Arinta dari Kompas.id dengan judul karya “Satu Tahun Menuju Cakupan Semesta”
Juara Harapan: Stefy Thenu dari RMOL.id dengan judul karya “Ramai-Ramai Mengulurkan Tangan agar Masyarakat Bisa Menikmati Layanan Program JKN”
Kategori Photostory Jurnalistik
Juara 1: Abriansyah Liberto dari Tribun Sumsel dengan judul karya “Pelayanan BPJS Kesehatan untuk Pasien Kusta”
Juara 2: Muchtamir dari Sindo Makassar dengan judul karya “Perjuangan Nakes untuk Para Peserta JKN KIS di Desa Terpencil”
Juara 3: Ahmad Mufti dari Masakini.co dengan judul karya “BPJS Kesehatan Menjangkau Pulau Tertinggal”
Juara Harapan: Sukirman dari Sindonews.com dengan judul karya “Layanan Mobil Keliling BPJS Kesehatan Permudah Warga Makassar Akses JKN”
Kategori Televisi
Juara 1: Ervan Wahzudin dari Kompas TV dengan judul karya “Cerita Warga Baduy: BPJS Kesehatan Mempermudah Kami”
Juara 2: Hasby Alloh dari RTV dengan judul karya “Pengabdian Panjang di Pulau Lancang”
Juara 3: Ayu Pratiwi dari MNC TV dengan judul karya “Secercah Asa Penyintas Gagal Ginjal”
Juara Harapan: Yola Dwi Yanti dari MNC TV dengan judul karya “BPJS Keliling Mudahkan Peserta JKN”
Kategori Radio
Juara 1: Nurul Firdaus Silvia dari RRI Semarang dengan judul karya “Jiwa yang Aman bersama BPJS Kesehatan”
Juara 2: Silvy Nur Sakinah dari Elshinta Surabaya dengan judul karya “Peran JKN-KIS dan Pemda Demi Cakupan Semesta”
Juara 3: Ardi dari RRI Merauke dengan judul karya “BPJS Hadir hingga ke Pelosok Negeri”
Juara Harapan: Abdul Gafar Zakaria dari RRI Gunungsitoli dengan judul karya “Nestapa Berujung Bahagia”. (RO/S-4)
WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, meminta pemerintah memberikan gambaran yang jelas mengenai batas penghasilan masyarakat yang masuk kategori desil 6 pada BPJS Kesehatan.
KEBIJAKAN penonaktifan 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang didanai APBN mulai menimbulkan dampak di daerah.
KOORDINATOR Advokasi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Watch Timboel Siregar penonaktifan peserta PBI JKN dan PBPU BPJS Kesehatan tidak dilakukan secara objektif.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan bahwa penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan berpotensi menimbulkan keadaan darurat kesehatan. I
SEKJEN Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo menilai penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan harus diinformasikan juga ke peserta.
WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendesak BPJS Kesehatan untuk segera merancang mekanisme darurat bagi aktivasi ulang kepesertaan JKN PBI.
Perusahaan es krim cokelat Halocoko meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas program pembagian es krim terbanyak dalam satu tahun di Indonesia.
Prabowo siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit saat peresmian SPPG Polri dan apresiasi peran MBG.
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Memasuki 2009, ia memperluas fokus bisnis pada aksesoris gadget seperti powerbank serta menjalin kerja sama dengan berbagai brand teknologi untuk memperkuat jaringan distribusi.
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved