Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eva Susanti menjelaskan pada dasarnya stroke dapat dicegah.
"Kasus stroke ini dapat dicegah apabila kita mengendalikan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, merokok, diet yang tidak sehat hingga kurang aktivitas fisik dan kondisi vibrasi atrium," kata Eva, Jumat (27/10).
Berdasarkan Riskesdas 2018, hipertensi pada penduduk usia lebih dari 18 tahun sebesar 8,4% dan prevalensi diabetes pada penduduk usia lebih dari 15 tahun sebesar 2,0%.
Baca juga : Sambut Hari Stroke Sedunia 2023: Waspadai Gejala Awal di Usia Muda
Prevalensi merokok pada penduduk usia lebih dari 10 tahun sebesar 28,8% dan prevalensi kurang aktivitas fisik pada penduduk lebih dari 10 tahun sebesar 33,5%. Sedangkan prevalensi kurang konsumsi buah dan sayur pada penduduk usia lebih dari sama dengan 5 tahun sebesar 95,5%.
"Kondisi inilah yang menjadi tantangan dalam upaya pencegahan pengendalian stroke di Indonesia. Kementerian Kesehatan melakukan transformasi kesehatan mulai dari layanan primer hingga teknologi kesehatan di mana transformasi layanan primer ini melalui promosi dan edukasi kesehatan," ujar dia.
Baca juga : SeGeRa Ke RS, Metode Kenali Gejala Stroke
Dengan kampanye pencegahan faktor risiko stroke melalui cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin beraktivitas, istirahat yang cukup, kelola stres. Selain itu, dilakukan edukasi masyarakat untuk bisa mengenali tanda dan gejala stroke.
Diketahui stroke merupakan penyebab disabilitas nomor 1 dan penyebab kematian nomor 2 di dunia setelah penyakit jantung baik di negara maju maupun berkembang.
Di Indonesia stroke menjadi penyebab kematian utama yaitu 19,42% dari total kematian. Berdasarkan data dari Riskesdas, kasus stroke meningkat dari 7 per 1000 penduduk pada 2013 menjadi 10,9 per 1000 penduduk pada 2018.
Kemudian dari sisi pembiayaan, stroke menjadi penyakit terbesar ketiga setelah penyakit jantung dan kanker, sekitar Rp3,23 triliun pada 2022 dan jumlah ini meningkat jika dibandingkan pada 2021 sebesar Rp1,91 triliun dari data BPJS.
Di kesempatan yang sam, Dokter Spesialis Neurologi dr Mohammad Kurniawan menjelaskan stroke merupakan masalah pembuluh darah karena tersumbat atau akibat pembuluh darah pecah.
"Keterlambatan mengenali gejala stroke akan berakibat kematian jaringan otak semakin meluas sehingga pasien bisa terancam kecacatan hingga meninggal," ungkapnya.
Berikut adalah gejala yang cukup sering seperti gangguan keseimbangan, gangguan penglihatan, kelumpuhan separuh badan, kelemahan otot wajah, kemudian bicaranya jadi cadel, mulut miring atau gangguan bicara.
Penanganan bisa dengan pemberian obat yang berfungsi menghancurkan sumbatan pembuluh darah. Hanya saja, obat ini harus segera diberikan dalam waktu kurang dari 4,5 jam.
"Jika lebih dari itu maka berisiko pendarahan kalau kita paksakan dikasih juga bisa pecah pembuluh darahnya, tapi kalau nggak diberikan jaringan otaknya semakin banyak yang rusak dan kerusakannya permanen dan ini bisa menyebabkan kecacatan atau bahkan kematian," pungkasnya. (Z-5)
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Selain hipertensi, Dinkes Batam juga menyoroti tingginya beban penyakit menular dan pernapasan. I
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved