Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LPS Presents Jazz Goes to Campus (JGTC) telah sukses melaksanakan konferensi pers yang mengangkat tema “Bringing Together the Perspective of Music Industry and the Emerging Festivals Trend in Indonesia”.
Konferensi pers yang digelar pada Sabtu (30/9) dihadiri oleh sederet pembicara, yaitu Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Purbaya Yudhi Sadewa (Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan), dan Candra Darusman (Co-Founder Jazz Goes to Campus dan perwakilan FESMI).
Turut hadir pula Faiz Novascotia (musisi yang akan tampil pada LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus Festival), Bagas Indyatmono (Wakil Ketua Forum Jazz Indonesia), dan Bryan Farrel (Ketua Penyelenggara LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus).
Baca juga: Dorong Kreativitas Anak Muda, LPS Gelar Festival CreArtive 2023
Konferensi pers sukses menggali pandangan para stakeholders terkait festival musik di Indonesia.
Sesi diskusi dibuka oleh Bryan Farrel yang menjelaskan bahwa LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus adalah festival musik jazz yang independen, baik dari konseptor hingga eksekutor yang merupakan mahasiswa aktif FEB UI.
Awalnya, Jazz Goes to Campus diciptakan dengan tujuan untuk membumikan musik jazz sehingga dapat dinikmati semua orang.
Hal ini direalisasikan dengan menyuguhkan festival musik yang megah, dengan empat panggung dan lebih dari tiga puluh penampil, namun tetap dengan harga yang terjangkau.
Keunikannya Segi Interaksi Antara Penonton dan Musisi
Pendapat Farrel didukung oleh pernyataan Candra Darusman. “Keunikan Jazz Goes to Campus ada dari segi interaksi antara penonton dan musisi," kata Candra Darusnya.
"JGTC berawal dari panggung kecil di Salemba, hingga akhirnya pindah ke Kampus UI Depok, dan berkembang hingga sebesar sekarang,” tutirnya.
Perkembangan musik jazz saat ini tentunya juga tak luput dari dukungan komunitas sebagai wadah pengembangan budaya.
Begitu pun dengan pendapat Bagas Indyatmono yang setuju akan perlunya aksi mempertahankan kontribusi demi menjaga keberlangsungan musik jazz dengan secara konsisten mempersembahkan penampilan musik jazz kepada masyarakat.
Baca juga: Gaia Music Festival 2023 Tuai Sukses dan Gebrak Kota Bandung
LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus dengan bangga mendukung langkah tersebut melalui pengundangan representatif musisi Indonesia, Faiz Novascotia sebagai perwakilan dari Reality Club selaku salah satu penampil.
Reality Club akan hadir dengan penampilan yang berbeda dengan memadukan aransemen asli dengan aspek musik jazz.
Konferensi pers dilanjutkan dengan pandangan Sandiaga Uno terkait penyelenggaraan festival musik di Indonesia. Menurut Sandiafa, festival musik telah berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,
“Every single event has an economy effect. Tahun ini, mayoritas acara yang dilaksanakan adalah festival musik dan sebagian besar dimeriahkan oleh artis lokal," jelas Sandiaga.
"Oleh karena itu, pemerintah perlu hadir dan mendukung kelancaran pelaksanaan festival musik. Sebagai langkah konkret, saat ini pemerintah terus berupaya untuk mempermudah perizinan dan keamanan untuk festival musik di Indonesia,” terang Menparekraf.
Baca juga: Joey Alexander akan Gelar Konser di Bali
Sandiaga berharap, penyelenggaraan festival musik di Indonesia dapat mengutamakan kerja sama dengan aparat keamanan demi kemudahan akses dan efisiensi penyelenggaraan acara.
LPS sebagai Sponsor Utama
Konferensi pers The 46 th Jazz Goes to Campus turut mengundang Purbaya Yudhi sebagai representatif sponsor utama, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
LPS tidak hanya memandang Jazz Goes to Campus sebagai festival musik biasa, tetapi juga merupakan sebuah acara festival musik yang menjadi bagian sejarah musik dengan menjadi acara jazz tertua di Indonesia.
Pada kesempatan ini, Purbaya mendukung opini Sandiaga Uno bahwa festival musik berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Namun, Purbaya merasa bahwa musisi lokal perlu dukungan yang lebih agar dapat bersaing dengan musisi internasional lainnya.
Purbaya juga menjelaskan aspek nilai LPS yang selaras dengan JGTC terletak pada dukungan LPS pada segala kegiatan yang meningkatkan stabilitas ekonomi Indonesia, salah satunya dengan menjalin kerja sama.
Ia berharap bahwa dukungan LPS terhadap JGTC dapat menjadi aksi konkret dalam pengembangan industri musik tanah air, karena beliau percaya bahwa industri kesenian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap stabilitas perekonomian
Baca juga: Sikay Coffee Gelar Mini Konser Jazzy Tunes dan Hadirkan Musisi Agus Syarif
Acara utama LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus Festival akan diadakan pada hari Minggu, 12 November 2023 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Depok, Jawa Barat.
"Tahun ini, LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus Festival akan menyajikan pengalaman festival yang lebih meriah dengan sejumlah penampil internasional juga nasional, seperti Sheila Majid & Tohpati, Charlie Burg, Ahmad Dhani Electric Band, Maliq & D’Essentials, Tulus, Yura Yunita, dan sederet musisi kebanggaan tanah air lainnya," jelas Bryan Farrel sebagai ketua penyelenggara.
Tak hanya itu, LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus Festival pun akan menyuguhi penonton dengan penampilan kolaborasi baru yang hanya dapat dinikmati di JGTC Festival, seperti Nita Aartsen International Combo feat.Tompi, Nesia Ardi, Alexander Kuba, and Borderline; Farrel Hilal and The Godluck feat. Rahmania Astrini and Jordy Waelauruw; dan Barry Likumahuwa and The Rhythm Service feat. Candra Darusman.
"Dengan ini kami sampaikan pesan-pesan kami selaku panitia LPS Presents The 46 th Jazz Goes to Campus. Kami berharap upaya yang telah kami lakukan melalui rangkaian acara yang telah berlangsung dapat memberikan manfaat serta dukungan bagi industri musik tanah air, komunitas, musisi-musisi muda, serta penikmat musik Jazz," papa Bryan. (RO/S-4)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
ANGGOTA grup SNSD, Seohyun, segera menjajal panggung musik klasik sebagai pemain biola solo. Penampilan spesial ini dijadwalkan berlangsung dalam konser di Seoul.
MENGHABISKAN malam pergantian tahun dengan menghadiri konser musik menjadi salah satu opsi favorit untuk menutup tahun 2025.
Sejumlah konser artis Jepang di Shanghai mendadak dibatalkan, termasuk penampilan Maki Otsuki yang dihentikan di tengah lagu dan konser Ayumi Hamasaki di stadion kosong.
Malam puncak Lustrum ke-12 turut dimeriahkan oleh Wika Salim, Secondborn, dan DJ Winky Wiryawan, yang menambah euforia.
Ariana Grande mengonfirmasi tur “Eternal Sunshine” 2026 akan menghadirkan jumlah konser lebih sedikit.
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Salah satu terobosan dalam program ini adalah penempatan unit filter air bersih dan fasilitas internet di Puskesmas Batipuh Selatan.
Kegiatan ini bertujuan membekali relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Psychological First Aid sebagai respons awal dalam situasi krisis dan bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved