Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNGKIN, kamu pernah mendengar bahwa konsumsi telur bisa berujung pada kolesterol tinggi. Namun, apakah hal ini benar? Ternyata, tidak sepenuhnya salah, lho.
Sebutir telur memiliki kandungan kolesterol sebesar 185 sampai 200 miligram. Sedangkan, kebutuhan kolesterol harian tubuh maksimal hanya sebesar 300 miligram.
Nah itu artinya, mengonsumsi dua butir telur saja sudah melebihi angka maksimal asupan kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Terlebih dengan makanan lain yang kamu konsumsi. Sudah pasti, jika asupan makanan tidak diperhatikan, angka kolesterol tentu akan melambung dan meningkatkan terjadinya risiko penyakit stroke maupun masalah pada kardiovaskular.
Baca juga: Ini Tips Makan Daging Bagi Penderita Kolesterol
Tidak heran jika banyak orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi enggan untuk mengonsumsi makanan ini. Padahal, meski memiliki riwayat kolesterol, tetapi kamu tetap boleh kok mengonsumsi telur sebagai menu makanan harian.
Namun, perhatikan, konsumsinya tetap saja tidak boleh terlalu banyak. Jangan lupa perhatikan pula asupan makanan lain yang kamu konsumsi.
Baca juga: Daging Kambing Yes, Kolesterol No! Simak 4 Tips Sehat Berikut Ini
Sebagian besar kolesterol dalam telur terkandung pada bagian kuning telur. Sementara pada bagian putihnya, kandungan kolesterolnya terbilang rendah. Namun, kolesterol yang terkandung dalam telur, bagi pengidap kolesterol tinggi tetap saja dianggap membahayakan.
Padahal, kenaikan kolesterol dalam darah tidak hanya karena konsumsi telur, justru makanan berikut inilah yang memicu kenaikan kolesterol dalam darah:
Konsumsi telur antara 4-5 butir setiap minggunya terbilang masih aman kok bagi pengidap kolesterol tinggi. Artinya, satu hari konsumsinya tidak lebih dari satu butir, ya. Apabila kamu khawatir akan kenaikan kolesterol tubuh, kamu bisa menghindari mengonsumsi bagian kuningnya dan hanya memakan bagian putihnya.
Meskipun begitu, alangkah lebih baik lagi jika kamu bertanya terlebih dahulu pada dokter, sehingga konsumsi telur tidak berdampak terlalu negatif untuk kesehatan tubuhmu. (Z-3)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
MENJELANG momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola makan sebagian masyarakat cenderung berubah.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 oleh Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hanya 3,6% pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target LDL-C yang ideal.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Obesitas bukan sekadar masalah penampilan, melainkan gerbang menuju kondisi kesehatan serius, salah satunya adalah sindrom metabolik.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau.
Penurunan kolesterol LDL dan trigliserida terjadi di semua tingkat dosis, dengan penurunan awal muncul dalam dua minggu pertama pengobatan dan bertahan setidaknya selama 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved