Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KREATOR konten Kitsunee memiliki segudang prestasi. Tidak hanya seorang YouTuber dan TikToker, perempuan kelahiran Jakarta, 10 Oktober 2003, ini juga seorang cosplayer.
Sebagai public figur, sejumlah penghargaan diraihnya, seperti pemenang Lomba Sport Floorball dan Atlet pada 2020, dan MVP Floorball match antarkota 2020.
Baca juga: Simak Enam Tips Menjadi Kreator Konten
Ia juga tercatat pernah menjadi peserta KAO Japan Illustration and Drawing Competition International.
Prestasi lainnya, dia tercatat sebagai guest star di event Anime dan Cosplay.
Kitsunee juga menjadi Top 1 di Platform Trakteer dua kali dalam satu tahun, dan sebagai ilustrator untuk brand NFT pada 2022.
Sebelum dikenal sebagai Kitsunee di media sosial, dia ternyata memakai nama Aphrodite atau Tanuki.
"Nama Kitsunee paling cocok sebagai stage name," ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.
Dirinya juga tidak menyangka bisa setenar sekarang sebagai kreator konten. Namun, yang pasti, sejak dahulu hingga sekarang melakukan profesinya dengan senang hati.
Baca juga: Inilah Hal-Hal yang Harus Dimiliki Kreator Konten
Pada 7 Februari 2021, Kitsunee membuat komunitas online berbasis platform online, yaitu Sashimi di aplikasi Discord.
Hingga saat ini member-nya sudah mencapai lebih dari 35 ribu.
"Komunitas ini dinamai sesuai dengan makanan favorit saya," ucap Kitsunee.
Dia mengaku mulai terjun sebagai cosplayer pada 2022, karena ajakan dari member Sashimi. Dia berperan sebagai Katheryene dari game Genshin Impact.
Cosplay paling terbaru dari Kitsunee adalah sebagai Himeko dari Honkai Star Rail.
Baca juga: Begini Cara Eksis Jadi Kreator Konten A La Rizky Ayu
Dalam setiap penampilannya, ia dikenal selalu menggunakan masker. Hal itu ditujukan sebagai privasi sekaligus trademark Kitsunee dari awal 2021.
Sejak saat itu pula, dia juga mulai mengembangkan kariernya sebagai Tiktoker. Belakangan, Kitsunee terus fokus manggarap beragam konten di bidang gaming, cosplay, daily vlogs, dan lainnya.
Dia juga mulai mengeluarkan merch berupa photocards, pins, t-shirt, dan lain lain.
Selain aktivitasnya sebagai kreator konten, Kitsunee juga aktif dalam berbagai proyek penggalangan dana untuk panti asuhan dan shelter hewan. (RO/S-2)
Menkomdigi Meutya Hafid resmi terapkan PP Tunas. Anak di bawah 16 tahun dilarang akses platform risiko tinggi demi cegah adiksi & konten seksual.
Komdigi melarang anak di bawah usia 16 tahun punya akun pada sejumlah media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan X.
Panduan terbaru 2026 mengenai aturan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Pahami batasan hukum, risiko privasi, dan tips pendampingan orang tua.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Kasus Pandji Pragiwaksono membuka diskusi publik tentang adat dan budaya Toraja. Mengenal nilai, tradisi, dan makna sakral budaya Toraja di tengah polemik.
Keberadaan GSN untuk mengedukasi masyarakat bahwa tanpa rasa solidaritas atas kesenjangan yang dihadapi oleh banyak kelompok masyarakat, termasuk jutaan pengemudi daring.
Integrasi atau penggabungan dia kawasan memiliki dampak bagi keduanya. Apalagi integrasi dua negara, simak dampaknya berikut.
Pakaian adat juga dapat menunjukkan status sosial, perkawinan, atau agama.
Dorong penerapan governansi yang baik bagi organisasi nirlaba di Indonesia, KNKG menerbitkan Pedoman Umum Governansi – Organisasi Nirlaba Indonesia (PUG-ONI).
Sistem Layanan Rujukan Terpadu merupakan sarana pelayanan yang disiapkan pemerintah bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved