Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menekuni dunia kreator konten, tak cukup hanya mengandalkan passion. Sebab, seorang kreator konten juga harus menyiapkan mental menghadapi reaksi positif atau negatif warganet. Kepercayaan diri dan fokus juga menjadi faktor penting agar seorang kreator tetap produktif membuat konten.
Kreator asal Sinjai, Sulawesi Setalan, Rizky Ayu, memberikan tips bagi warganet yang berniat menjadi influencer atau kreator konten. Menurutnya, mengawali profesi sebagai kreator harus dibarengi mental yang kuat. Karena, selain memikirkan ide dan inspirasi konten, tanggapan dan reaksi warganet juga mesti bisa dikelola dengan baik.
"Dulu aku jatuh bangun karena akun Tiktok aku selalu kena banned karena banyak hate comment. Tapi Alhamdulillah, sekarang udah positif semenjak memakai hijab, walaupun ada aja yang enggak suka," kata perempuan yang juga lebih dikenal dengan nama Ayu Jessica itu.
Baca juga : BERT’s Creators Day Out Dorong Kembangkan Kreativitas Para Kreator Konten
Rizky Ayu sendiri dikenal sebagai salah satu kreator yang nyentrik. Gaya bicara yang unik dan suaranya yang bulat membuat Ayu memiliki karakter yang khas.
Perjalanannya hingga menjadi kreator yang dikenal saat ini tidaklah mudah. Ayu terlahir dari keluarga kurang mampudi Sinjai dan tinggal di salah satu hutan kawasan pertambangan di Sulawesi Tenggara. Sejak SD, ia berjualan di kantin sekolah, bahkan aktivitas berjualan di kantin sekolah berlanjut sampai SMA.
Baca juga : Hobi Main Gim Bawa Pria Asal Kalbar Ini Dikontrak Facebook Gaming
“Pada 2018 saat lulus SMA, saya masih berjualan di kantin. Ada salah satu murid yang menyuruh buat akun Tiktok. Namun karena hp aku belum mendukung baru pada akhir 2019 saya baru bisa beli ponsel yang lebih bagus, dan sejak itulah saya baru menggunakan Tiktok,” tuturnya.
Sejauh ini, akun TikToknya @ayusinjaiii sudah memiliki lebih dari lima juta pengikut dari berbagai kalangan. Ini semua berkat ketekunan Ayu membuat konten seputar ulasan produk, tutorial, video unboxing dan beragam konten hiburan.
Meski demikian, tak semua konten yang dibuatnya disukai warganet. Menurutnya, hujatan dan koreksi dari warganet adalah motivasi agar bisa lebih teliti lagi dalam membuat konten.
"Seringkali, ketika membuat kesalahan kecil aku dihujat banyak orang. Tapi itu tidak membuat saya down, justru motivasi agar aku jadi lebih baik lagi," tambahnya.
Sambil terus berkreasi, kini Ayu mulai merintis bisnis secara bertahap. Ia memanfaatkan popularitasnya di media sosial dan mulai memperkenalkan produk kecantikan miliknya yang bernama Yessica's.
Perempuan berusia 24 tahun ini berharap bisa mengembangkan potensi sebagai kreator sekaligus mengembangkan brandnya. Dengan pengalamannya sebagai kreator konten, Ayu ingin brandnya dikenal luas, terutama di kalangan wanita pecinta kecantikan alami.
"Yang ingin aku raih adalah brand aku sendiri, Yessica's ini bisa lebih dikenal dan bisa mendapatkan penghargaan dari TikTok," katanya. (Z-5)
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Kalau kamu ingin jadi kreator, fitur seperti Analytics, Playlist, Stitch, dan Auto Caption sangat membantu meningkatkan performa konten.
Céline Dion akhirnya merambah dunia TikTok di awal 2026. Simak video perdananya yang lucu dan pesan menyentuh untuk para penggemar.
Fenomena baru tengah ramai diperbincangkan di TikTok menjelang akhir 2025. Tren tersebut dikenal dengan nama Great Lock In.
Penyanyi Camila Cabello tanggapi meme "Quismois" yang viral sejak penampilannya di Gedung Putih. Intip pengakuannya soal trauma di bulan Desember.
Fitur TikTok dirancang untuk hiburan, kreativitas, interaksi sosial, dan bisnis digital.
TikTok Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan pengguna sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas dan tantangan di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved