Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
JUAL beli kepala wisatawan dalam sistem pariwisata memicu berbagai persoalan. Untuk mencegah itu, Indonesia Juara Trip siap mendorong pariwisata berkualitas dengan mempromosikan keindahan alam Indonesia kepada wisatawan Tiongkok.
Indonesia Juara Trip selaku tour operator mencoba mengambil celah pariwisata di Bali dengan memberdayakan masyarakat lokal yang khusus melayani wisatawan dari Tiongkok sehingga bisa memfasilitasi antara wisatawan dan travel agent dari Tiongkok.
Agung Afif, selaku Founder Indonesia Juara Trip, mengatakan pariwisata berkualitas bukan lagi pariwisata yang memfokuskan pada kuantitas sehingga kerap terjadinya praktik jual beli kepala untuk turis asal Tiongkok.
Baca juga : Wisatawan Tiongkok Kembali Berlibur ke Bali Setelah Tiga Tahun
Indonesia Juara Trip akan menjadikan industri pariwisata Indonesia secara berkualitas sehingga tidak hanya melayani wisatawan Tiongkok ke Bali, tetapi juga beberapa trip lainnya seperti Labuan Bajo, Sumba, Derawan, dan Raja Ampat.
“Indonesia Juara Trip juga akan mempromosikan seluruh keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan budaya Indonesia."
"Jadi bukan hanya Bali yang akan dikenal, tapi juga daerah-daerah lain yang memiliki potensi wisata dapat terekspos dengan baik ke wisatawan Tiongkok,” tutur Agung, melalui keterangannya, Jumat (24/3).
Baca juga : Turis Asal Tiongkok Sudah Bisa Masuk Bali Mula Besok
Agung menjelaskan langkahnya itu sebagai upaya memajukan perekonomian Indonesia melalui pariwisata. Sehingga, dapat memberdayakan masyarakat daerah sekitar destinasi wisata.
“Visi Indonesia Juara Trip yakni memajukan perekonomian Indonesia melalui pariwisata Indonesia. Tentunya, pemberdayaan masyarakat di setiap daerah wisata paling penting untuk memastikan perputaran perekonomian di Indonesia,” tuturnya.
“Melalui kerja sama dengan travel agent di Tiongkok dan mengarahkan langsung ke travel agent lokal akan jadi solusi menghindari praktik travel agent nakal dari Tiongkok sesuai regulasi pemerintah,” jelasnya.
Baca juga : Bali Fokus ke Pasar Potensial dari Empat Negara
Apalagi, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Sukawati atau Cok Ace telah mengumumkan ada penerbangan langsung dari Xiamen, Tiongkok, setiap hari, sejak 3 Maret 2023.
"Sehingga, diharapkan Bali bisa membenahi sektor pariwisata menjadi lebih berkualitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat Bali," kata Agung.
Di sisi lain, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan asing terbanyak yang mengunjungi Bali masih dipegang wisatawan asal Tiongkok.
Baca juga : Wisawatan Tiongkok Bakal Serbu Bali Tahun 2021
Rata-rata pengeluaran wisatawan Tiongkok per kunjungan mencapai US$1.114 per orang.
Bahkan sebelum pandemi covid-19, Tiongkok menjadi wisatawan internasional terbesar di dunia. Sebanyak 155 juta turis Tiongkok menghabiskan lebih dari seperempat triliun dolar AS di luar perbatasan negara mereka pada 2019.
"Sehingga, Indonesia harus siap mengambil bagian dari kue wisatawan Tiongkok untuk pariwisata dunia tersebut," pungkas Agung. (RO/S-2)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan global dan tantangan struktural, termasuk masuknya produk baja impor berharga rendah yang menekan daya saing.
Tiongkok menjadi negara pertama yang melarang desain handle pintu tersembunyi demi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved