Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM menghadapi cuaca ekstrem di periode Tahun Baru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan modifikasi cuaca.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan mengungkapkan bahwa operasi TMC yang dilakukan pekan ini, terbukti mereduksi potensi curah hujan di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.
"TMC yang diselenggarakan BRIN di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, sudah mereduksi curah hujan yang diramalkan ekstrem. Kita rasakan sendiri bahwa hari ini tidak terjadi hujan," kata Fajar dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/12).
Baca juga: BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Laut Jawa Hingga Akhir Tahun 2022
Selanjutnya, operasi TMC akan dilaksanakan di Banten, Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Mudah-mudahan dalam sehari atau dua hari ini, kita bisa beroperasi untuk mengurangi risiko atas bencana hidrometeorologi," imbuhnya.
Koordinator Laboratorium Pengelolaan Teknologi Modifikasi Cuaca BRIN Budi Harsoyo menyebut operasi TMC di Jawa Barat dan DKI Jakarta fokus pada tiga titik rawan banjir. Rinciannya, jalur transportasi darat di area Pantura, yakni Jembatan Cipunegara, serta Km 136 dan Km 151 ruas Tol Cipali.
Baca juga: Kunci Mitigasi Gempa Bumi Pada Bangunan dan Masyarakat
Dalam pelaksanaan operasi TMC, tim juga mencoba untuk mendistribusikan curah hujan. “Artinya, tidak mungkin meniadakan hujan sama sekali, kalau potensi ancaman sudah sedemikian tinggi. Kita mengupayakan redistribusi curah hujan, baik secara spasial, maupun temporal,” jelas Budi.
Setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, Budi mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika operasi TMC diperluas ke beberapa wilayah.
Operasi TMC dijadwalkan berlangsung selama periode 25 Desember 2022-3 Januari 2023. Upaya itu didukung 2 unit armada pesawat Cassa 212-200 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrahman Saleh Malang. Hingga hari ini, garam yang disemai kurang lebih 8,8 ton, dengan 20 jam terbang dalam 12 sorti.(OL-11)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved