Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDAMPAK positif mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan dasar, beberapa pemangku dinas pendidikan mengharapkan Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) Tanoto Foundation supaya terus hadir di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Provinsi Jambi.
Harapan dimaksud, merupakan salah satu fakta menarik yang ditangkap Media Indonesia di beberapa kabupaten di Jambi saat dikunjungi sepanjang Selasa dan Rabu (18 s/d 19 Oktober 2022). Tidak hanya pemangku dinas pendidikan, harapan besar untuk kehadiran Program PINTAR Tanoto Foundation itu juga diungkapkan pemangku kepala daerah.
Khususnya kepala daerah yang semenjak 2018 bersepakat dengan pihak Tanoto Foundation untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Seperti diungkapkan Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Airef melalui Asisten I Muhammad Rifai Kadir, kepada sejumlah wartawan media nasional di runag kerjanya, Rabu siang (18/10). Pembangunan sektor pendidikan akan menjadi lebih baik, cepat dan mengena jika dilakukan bersama-sama.
“Kami sangat mengapresiasi positif atas kehadiran Tanoto Foundation ikut berperan aktif membantu peningkatan mutu pendidikan di Batangahari. Apa yang disumbangsihkan Tanoto Foundation dan kawan-kawan, satu frekuensi dengan program pembangunan Batanghari “Tangguh”, papar Rifai Kadir.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Batanghari Zulfadli. Menurutnya, Program PINTAR Tanoto Foundation dengan “jurus” praktik baik dan pembelajaran aktif mampu menggembirakan semangat dan suasana hati siswa dan para guru menjalani proses belajar-mengajar di lingkungan sekolah.
“Saya mengamati. Faktanya begitu, prosesi belajar mengajar yang dilakukan anak didik dan guru mereka berjalan dalam suasana riang, terarah dan terukur. Tentu pembelajaran aktif diharapkan mampu membentuk karakter anak didik menjadi lebih baik,” sebut Zulfadli.
Pengakuan serupa juga diungkapkan Kepala Dinas Kabupaten Tanjungjabung Timur Muhammad Eduard. Dikatakan, berkat Program PINTAR Tanoto Foundation yang dilaksanakan melalui pendampingan aktif dari fasilitator daerah (Fasda) yang melibatkan beberapa guru terpilih di sekolah mitra dan tim berkompeten dari Tanoto Faoundation untuk wilayah Jambi, telah mampu meningkatkan minat dan budaya baca siswa di Tanjungjabung Timur. “Alhamdulillah, untuk literasi kita sudah masuk kian membaik,” katanya. (H-1)
Di tengah pasar kerja yang makin dinamis dan persaingan talenta yang kian ketat, soft skills kini menjadi faktor pembeda utama lulusan perguruan tinggi.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Tidak banyak kepala desa yang mau melanjutkan program setelah masa pendampingan berakhir. Namun kondisi itu tidak berlaku bagi Saeful Muslimin, Kepala Desa Tuwel, Tegal, Jateng.
Di SDN 015 Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pembelajaran numerasi tidak selalu dimulai dari buku dan papan tulis.
Di sebuah rumah sederhana di Kota Jambi, 7 Mei 1980, Zulva Fadhil tumbuh sebagai anak perempuan yang gemar membaca.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
KEPOLISIAN Daerah Jambi berhasil mengagalkan perjalanan ribuan liter minyak solar bersubsidi asal Sumatra Barat.
KEPOLISIAN Daerah Jambi menyelidiki belasan ton bahan bakar minyak (BBM) diduga ilegal.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penegakan hukum ini didasarkan pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved