Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 50% bayi dengan usia di bawah 12 bulan mengalami dermatitis popok. Oleh karena itu, para ibu selalu mencari popok yang nyaman dan aman bagi bayinya.
Dalam memenuhi kebutuhan popok yang diharapkan, digelar peluncuran popok generasi terbaru Makuku SAP Diapers Pro Care dengan teknologi SAP (Super Absorbent Polymer) di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (13/10).
Dalam acara peluncuran ini, dihadiri langsung oleh Branding Direktur Makuku Lucky Zheng, dokter spesialis anak dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dan mom influencer Jessica Iskandar.
"Makuku SAP Diapers Pro Care diciptakan secara khusus untuk membantu mengurangi risiko ruam popok yang sering dialami oleh si kecil," kata Branding Director Makuku Lucky Zheng.
"Teknologi SAP memiliki kemampuan penyerapan lebih baik dari popok tradisional dengan bahan pulp. Makuku menjamin bahwa teknologi ini mampu menjaga kulit si Kecil tetap kering karena anti bocor," jelas Lucky Zheng.
Baca juga: Memilih Popok Bayi Harus Tepat, Berikut Kriterianya
Daya tampung Makuku SAP Diapers Pro Care cukup besar karena memiliki material yang berkualitas premium dan terdiri dari 4 lapisan serta daya penyerapan yang canggih.
"Meskipun tipis, Makuku SAP Diapers Pro Care memiliki daya serap yang tinggi," tegas Zheng.
Selain itu, Makuku SAP Diapers Pro Care merupakan popok yang paling tipis dan tidak memiliki pulp dalam inti penyerapnya, sehingga menjadikan popok sebagai anti gumpal.
PH SAP dari Makuku berada pada pH kulit normal, yaitu diantara 5,5 Hal ini menunjukkan bahwa SAP Makuku berada pada pH yang aman untuk kulit sehat.
Dokter spesialis anak, dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, menjelaskan, “Kulit Si Kecil masih sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur."
"Karena itu, disarankan kulit si kecil tidak terlalu lembab. Jika kulit Si Kecil terlalu lembab, maka akan lebih mudah bagi bakteri dan jamur untuk mengiritasinya," ujar dr.Andreas.
"Apalagi, pada area popok yang sering mengalami ruam. Ruam popok terjadi apabila kulit Si Kecil mengalami perubahan pH karena popok tidak mampu menyerap cairan dengan baik sehingga cairan kembali kontak langsung dengan kulit," paparnya.
"Oleh karena itu, popok dengan daya serap yang tinggi perlu menjadi salah satu standar Ibu dalam memilih popok untuk meminimalisasi risiko ruam,” ujar dr.Andreas.
Sementara itu, Jessica Iskandar, public figure dan ibu dua anak, berbagi pengalamannya. “Saat ini semua Ibu membutuhkan solusi yang tepat untuk membantu mengatasi ruam popok yang sering dialami oleh Si Kecil," katanya.
"Apalagi jika Si Kecil memiliki tipe kulit yang sensitif seperti Don. Teknologi canggih seperti Inti struktur SAP pada Makuku SAP Diapers Pro Care ini merupakan solusi yang tepat untuk menjaga kulit Si Kecil tetap kering dan aman dari risiko ruam popok," jelas Jessica.
" Sejak menggunakan Makuku SAP Diapers Pro Care, tidak ada lagi drama kulit merah, gatal, ruam popok, popok bocor atau tidak nyaman karena menggumpal," tuturnya.
Sementara itu, Zheng mengingatkan para orangtua untuk Ikuti promo khusus diskon 50% di Tiktok Live Makuku Indonesia Official.
"Mulai pukul 10.30 WIB Makuku SAP Diapers Pro Care juga akan hadir di pop up booth di JCC Senayan mulai 13 Oktober – 16 Oktober 2022 dan juga akan ada talkshow menarik bersama dokter dan psikolog dari Makuku Indonesia," jelasnya. (Nik/OL-09)
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved