Rabu 21 September 2022, 07:30 WIB

Anak Anda Alami Gangguan Makan? Bisa Jadi karena Stres

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Anak Anda Alami Gangguan Makan? Bisa Jadi karena Stres

extension
Ilustrasi

 

PSIKOLOG anak Samanta Elsener mengatakan stres bisa menjadi salah satu penyebab anak-anak, termasuk anak usia sekolah, mengalami gangguan makan.

"Anak mengalami gangguan makan bisa jadi karena stres. Kalau ada satu perilaku makan yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau anjuran yang kita bangun sejak kecil, itu berarti dia ada masalah emosi," kata dia dalam sebuah acara kesehatan di Jakarta, Selasa (20/9).

Samantha menuturkan stres ini dapat muncul karena tugas-tugas yang dibebankan pada anak, keharusan anak beradaptasi semenjak pandemi covid-19 selama hampir tiga tahun terakhir, hingga tuntutan agar mereka mendapatkan nilai bagus di sekolah.

Baca juga: Survei: Setiap Hari, Satu dari Dua Karyawan Mengaku Stres

"Bisa karena adaptasi selama pandemi lalu kembali ke sekolah, tiba-tiba merasa capai, tuntutan harus mendapatkan nilai itu juga bisa membuat dia tidak nafsu makan," tutur dia.

Menurut Samantha, makan yang tidak teratur dapat menyebabkan masalah pada bagian pencernaan anak dan ini akhirnya berpengaruh pada konsentrasi dan daya tahan tubuhnya.

Dalam kesempatan itu, dokter spesialis gizi klinik Diana Felicia Suganda mengatakan, perhatian pada sistem pencernaan anak sudah seharusnya menjadi hal yang fundamental.

"Pencernaan akan sehat jika kita mendukung kelengkapan nutrisinya dari sisi makronutrien maupun mikronutrien serta prebiotik dalam jumlah yang cukup. Pencernaan sehat, menghasilkan daya tahan tubuh yang kuat," kata dia.

Pakar pediatrik Parker L. Huston, seperti disiarkan verywellmind, mengatakan ada banyak gejala di antara berbagai jenis gangguan makan antara lain pasien sering mengeluh sakit perut untuk menghindari makan, melewatkan makan atau makan lebih sedikit dari biasanya, pingsan atau kekurangan energi, dan masalah gigi karena sering muntah.

Orangtua dengan anak yang mengalami gangguan makan dapat melakukan sejumlah hal, misalnya memberitahu mereka kecemasan yang dirasakan tanpa menghakimi dan berkonsultasi dengan tenaga profesional.

"Gangguan makan hampir selalu membutuhkan dukungan dari profesional kesehatan medis dan perilaku," kata Huston. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Pexels

Ini Lima Tips Menyiapkan Makanan Sehat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 28 September 2022, 09:45 WIB
Semakin cepat suatu bahan makanan dimasak, makin maksimal pula zat gizi yang terkandung di...
ANTARA/Fransisco Carollio

Presiden RI Sebut Realisasi BLT BBM Sudah Capai 95,9%

👤Dinda shabrina 🕔Rabu 28 September 2022, 09:19 WIB
Penyaluran BLT BBM Tahap I pada September 2022. BLT BBM Tahap II akan disalurkan pada Desember...
Ist

Dua Reporter Cilik SD Muhammadiyah Wawancarai Prof.Haedar Nashir 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 08:57 WIB
Prof.Dr.Haedar Nashir memberikan tausiah dengan memberikan penguatan agar warga Muhammadiyah terus meningkatkan inovasi dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya