Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI besar atau mandi junub adalah mandi yang diwajibkan dalam Islam. Ini disebabkan seseorang keluar mani, haid, dan nifas.
Ada perbedaan antara mandi wajib dengan mandi pada umumnya. Rukun mandi wajib ada tiga yakni niat, menghilangkan najis jika ada, dan sampainya air ke seluruh kulit berikut rambutnya.
Anggota tubuh mana sajakah yang rawan terlewatkan? Padahal itu semua wajib terbasuh. Ini lima anggota tubuh yang harus dibasuh menurut kitab Hasyiah Syeikh al Bajuri sebagaimana dilansir Instagram @limofficial_lirboyo.
Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib Wanita setelah Haid dan Berhubungan Intim
Meskipun tampak dari luar, tidak jarang lubang telinga lupa terbasuh. Lubang telinga saja wajib terbasuh, apalagi daun telinga.
Jika terdapat kotoran di bawah kuku yang sampai menghalangi air, basuhannya itu tidak cukup. Karenanya, harus mengulangi basuhan itu.
Baca juga: Tata Cara Tayamum Niat, Doa, dan Rukun
Yang dimaksud area vagina. Yang mesti dibasuh ialah yang terlihat ketika jongkok saat buang hajat. Biasanya saat berdiri, area tersebut tidak terlihat.
Peringatan ini tertuju bagi yang belum sunat. Kulit yang ada di balik kulup juga termasuk kulit zahir.
Tak jarang air kencing masih menempel di situ. Karena itu ia juga wajib dibasuh. Kalau yang sudah sunat atau hitam sepertinya aman.
Masrobah yaitu anus bagian dalam atau bol. Karena tampak ketika buang hajat, anus tergolong anggota luar.
Baca juga: Bersiwak saat Wudu dan Dalilnya
Solusinya yaitu setelah selesai istinjak, kita membasuh masrobah seraya berniat menghilangkan hadas besar supaya tak usah membasuhnya lagi saat mandi. Ini lebih simpel.
Nah itu dulu ya guys. Jangan sampai karena menganggap sepele hal-hal itu keabsahan mandi wajib kita menjadi tidak sah. (OL-14)
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Mandi wajib (mandi junub) adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar yang menyebabkan seseorang tidak boleh shalat, thawaf, menyentuh mushaf (menurut banyak pendapat), dan ibadah lainnya.
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Panduan lengkap Mandi Junub (Mandi Wajib). Pahami 2 Rukun wajib, niat, dan sunnah penyempurna agar ibadah Anda (Shalat, Thawaf, dll.) sah.
Apakah menelan dahak, merokok, atau memakai obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan lengkap ulama Al-Azhar Syekh ‘Athiyyah Shaqr di sini.
Bingung baca niat puasa Ramadan pakai Ramadhana atau Ramadhani? Simak penjelasan kaidah bahasa Arab dan pendapat ulama agar ibadah makin mantap.
Jangan tertukar! Simak panduan lengkap perbedaan mani, madzi, dan wadi menurut fiqih empat mazhab, ciri-ciri fisik, serta tata cara menyucikannya secara sah.
Hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadan membatalkan puasa dan dikenai kifarat berat. Simak urutan hukuman dan ketentuannya menurut syariat.
Bingung pilih zakat fitrah pakai beras atau uang? Pelajari perbandingan hukum menurut Mazhab Syafii, Hanafi, Maliki, dan Hanbali beserta panduan praktisnya.
Banyak yang salah kaprah! Simak tata cara memakai mukena yang benar agar salat tetap sah. Pelajari titik rawan aurat yang sering terbuka saat sujud.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved