Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Mandi wajib (mandi junub) adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar yang menyebabkan seseorang tidak boleh shalat, thawaf, menyentuh mushaf (menurut banyak pendapat), dan ibadah tertentu lainnya. Salah satu penyebabnya adalah berhubungan suami istri (jima’), baik keluar mani maupun tidak.
Artikel ini membahas niat mandi wajib setelah berhubungan dan urutan mandi wajib yang benar menurut sunnah.
Bagaimana niat mandi wajib setelah berhubungan?
Bagaimana urutan mandi wajib yang benar?
Niat cukup di dalam hati, dilakukan saat mulai mandi.
Makna niat:
“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala.”
Arab:
Latin:
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janābati lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah karena Allah Ta’ala.”
Catatan: Melafalkan niat tidak wajib. Yang wajib adalah niat dalam hati.
Berikut urutan yang umum diajarkan dalam fikih dan sesuai praktik mandi Nabi (secara ringkas):
Niat mengangkat hadas besar ketika mulai mandi.
Basuh tangan 2-3 kali untuk kebersihan awal.
Bersihkan sisa cairan, kotoran, atau najis yang ada di tubuh.
Perhatikan area yang sering terlewat:
Jika sudah merata, mandi wajib selesai, dan Anda sudah suci dari hadas besar.
Kalau kondisi darurat atau ingin versi paling ringkas, rukun mandi wajib (inti yang membuat sah) umumnya:
Tidak selalu harus “keramas pakai sampo”, tapi bila rambut sangat tebal/berminyak sehingga air sulit sampai, maka perlu disela-sela/dibasahi benar.
Dalam banyak praktik fikih, mandi wajib yang sempurna (dengan niat dan merata) dapat membuat seseorang suci sehingga tidak perlu wudhu lagi, selama tidak terjadi pembatal wudhu setelah mandi (misalnya kentut, keluar sesuatu dari qubul/dubur, dll).
Namun sebagian orang tetap berwudhu di dalam mandi untuk mengikuti sunnah dan agar lebih yakin.
Kalau Anda berwudhu di dalamnya, Anda bisa membaca doa setelah wudhu seperti biasa (opsional).
1. Apakah mandi wajib setelah berhubungan harus segera?
Boleh ditunda selama belum masuk waktu shalat yang wajib ditunaikan, namun yang lebih baik tidak terlalu lama.
2. Berhubungan tapi tidak keluar mani, wajib mandi?
Ya, jima’ sendiri mewajibkan mandi menurut mayoritas ulama.
3. Mandi wajib cukup disiram sekali?
Boleh, selama air merata ke seluruh tubuh dan ada niat. Tiga kali adalah sunnah.
Untuk mandi wajib setelah berhubungan, cukup niat dalam hati lalu pastikan air merata ke seluruh tubuh. Jika ingin mengikuti sunnah, lakukan urutan lengkap: cuci tangan → bersihkan kemaluan → wudhu → siram kepala 3x → siram seluruh tubuh (kanan dulu) → pastikan tak ada bagian terlewat. (Z-10)
Pelajari cara mandi wajib setelah berhubungan intim dalam Islam, termasuk niat, tata cara, dan pentingnya untuk menyucikan diri sesuai syariat.
Panduan lengkap doa mandi wajib setelah haid beserta niat dan urutannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW agar ibadah salat dan puasa kembali sah.
Sucikan diri dengan ritual niat mandi wajib. Panduan lengkap, tata cara, dan keutamaan bersuci dalam Islam.
Ketahui esensi niat mandi wajib! Sucikan diri dengan pemahaman mendalam, raih keberkahan spiritual.
Sucikan diri dengan niat mandi wajib. Raih keberkahan hidup melalui kesucian lahir dan batin. Panduan lengkap!
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Panduan lengkap Mandi Junub (Mandi Wajib). Pahami 2 Rukun wajib, niat, dan sunnah penyempurna agar ibadah Anda (Shalat, Thawaf, dll.) sah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved