Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus meluas ditujuh kabupaten di Provinsi Bengkulu, mencapai 447 ekor ternak pada Selasa (28/6). Kasus PMK kini ditemukan di tujuh kabupaten di Bengkulu dengan 447 ekor ternak telah terpapar.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, M Syarkawi di Bengkulu, mengatakan, PMK di Bengkulu, telah menyebar ditujuh kabupaten dari sebelumnya hanya lima kabupaten. Hingga saat ini sebanyak 447 ekor sapi terinfeksi PMK yang tersebar di tujuh kabupaten," katanya.
Tujuh kabupaten tersebut, lanjut dia, Kepahiang, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Bengkulu Tengah. Saat ini dia kasus PMK baru ditemukan di Kabupaten Mukomuko, dan Bengkulu Tengah.
Penambahan kasus PMK berasal dari dua ekor sapi dari Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Selanjutnya, tiga ekor sapi Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko.
"Sebanyak 70 sapi dinyatakan sembuh dan dua ekor sapi yang berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Kepahiang, mati," imbuhnya.
Risiko kematian terhadap hewan yang terinfeksi wabah PMK dimBengkulu, kata dia, cukup rendah yaitu sekitar satu hingga lima persen. Penyebab kematian hewan yang terinfeksi disebabkan karena kondisi fisik ternak yang tidak kuat menahan sakit yang dialami. (OL-15)
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
HINGGA bulan Mei 2025, Wabah Virus mematikan African Swine Fever (ASF), telah menewaskan 1569 ekor hewan ternak babi milik warga Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemprov Jatim menyiapkan 2.598 orang petugas pemeriksa kesehatan hewan ternak kurban baik pemeriksaan sebelum pemotongan dan pemeriksaan sesudah.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved