Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Praktisi kesehatan dr. Agus Ujianto, Sp.B., M.Si.Med. menilai ekstrak tanaman kunyit (Curcuma longa Linn) memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan, anti-inflamasi, antivirus, antibakteri, antijamur, dan antikanker.
"Kurkumin yang merupakan senyawa aktif pada kunyit (ekstrak kunyit, red.) telah digunakan untuk pengobatan sejak zaman dahulu, mulai dari radang sendi, masalah pencernaan, hingga keluhan kencing," katanya dalam keterangan di Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin.
Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara itu mengatakan kurkumin dikenal sebagai antioksidan yang secara inheren memiliki banyak manfaat kesehatan karena mampu menetralisasi dan menangkal radikal bebas.
Baca juga: Lima Manfaat Super dari Kunyit
Dalam hal ini, radikal bebas dapat menyebabkan banyak masalah dalam tubuh termasuk peradangan dan pembengkakan serta dimungkinkan mendorong pertumbuhan kanker.
"Kurkumin, karena aktivitas antioksidannya, dapat mencegah beberapa masalah kesehatan yang serius ini," kata dia yang juga Ketua Umum Perhimpunan Dokter Digital Indonesia (Predigti) itu.
Menurut dia, kurkumin telah dipelajari secara ekstensif mengenai perannya dalam mencegah dan mengobati kanker. "Ini karena kurkumin dapat membantu mencegah dan mengobati penyakit dengan beberapa mekanisme," katanya menegaskan.
Pemerhati tanaman obat tradisional itu mengatakan kurkumin dapat memblokir efek penyebab kanker maupun sel pertumbuhan kanker serta dapat menghentikan pertumbuhan pembuluh darah menjadi tumor yang pada gilirannya mencegah tumor tumbuh.
Baca juga: Praktisi Kesehatan: Kunyit Bisa Cegah Penyakit Kesehatan Serius
Menurut dia, kurkumin juga dipercaya dapat menyebabkan sel kanker "menghancurkan diri sendiri" dan bisa mencegah sel berkembang biak.
"Dalam keadaan normal, tubuh berusaha untuk membersihkan dirinya dari sel-sel abnormal seperti sel kanker melalui proses yang dikenal sebagai apoptosis. Dalam banyak kasus, sel kanker dapat mencoba untuk mencegah apoptosis. Kurkumin menimpa sel kanker dan menyebabkan sel kanker 'menghancurkan diri sendiri'," kata Agus. (Ant/OL-12)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
KUNYIT punya banyak manfaat. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, ahli kesehatan merekomendasikan makanan untuk mengatasi kanker berkat kandungan kurkumin.
Konsumsi kunyit dalam jumlah wajar sangat aman. Namun, penggunaan berlebihan atau dalam bentuk suplemen sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter, terutama bagi penderita gangguan hati
Madu dan kunyit adalah dua bahan alami yang telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional.
Menggunakan bahan utama yang ditanaman dan diproduksi oleh petani Indonesia, Herbalife Nutrition Indonesia meluncurkan suplemen berbahan dasar kunyit.
Paulina Lee, selaku ahli diet mengatakan kemampuan zat anti-inflamasi pada kunyit yang kuat dapat memerangi peradangan di lapisan usus dan seluruh tubuh.
Senescence cell adalah sel tua, atau cell zombie yang tidak mau mati namun bisa mengeluarkan racun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved