Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono menyebut bahwa deforestasi mangrove merupakan satu keniscayaan. Pasalnya, ada sejumlah area ekosistem mangrove yang kemudian akan dikonversi menjadi bangunan untuk pemukiman maupun tambak.
"Bahwa mangrove diperkirakan akan tetap terjadi deforestasi karena memang ekosistem mangrove ada yang dalam kawasan hutan dan ada yang di luar kawasan hutan. Yang di luar kawasan hutan kira-kira ada 700 ribu hektar dan berdasarkan zonasi ada yang tidak akan dipertahankan sebagai ekosistem mangrove," ungkap Hartono dalam Rapat Dengar Pendapat bersama komisi IV, Rabu (6/4).
Namun ia meyakini, angka deforestasi mangrove tidak akan terlalu tinggi. Pasalnya, di samping adanya alihfungsi area ekosistem mangrove, pihaknya juga melakukan reforestasi dan aforestasi ekosistem mangrove.
"Karena itu percepatan rehabilitasi mangrove yang kita laksanakan sebagai bagian dari upaya memperkecil pengurangan tutupan ekosistem mangrove," sebut Hartono.
Hartono mengatakan dirinya optimistis target rehabilitasi mangrove di lahan seluas 600 ribu hektare dapat tercapai pada 2024.
“Kita masih optimis, kalau sekarang 33 ribu hektare itu kan dikerjakan pakai APBN saja sementara sebetulnya ada skema lain,” ujar dia.
Hartono menyebut, pada 2021 saja pihaknya berhasil melakukan rehabilitasi mangrove di lahan seluas 34.911 hektare. Angaka tersebut lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan yakni 33 ribu hektare.
Dia menjelaskan selain menggunakan APBN, pencapaian target sampai 2024 untuk rehabilitasi 600 ribu hektar lahan mangrove bisa dicapai dengan bantuan kewajiban rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) oleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Selain itu menurut dia, terdapat pemodelan investasi untuk kawasan yang diperuntukkan bagi penyimpanan dan penyerapan karbon yang akan menjadi bagian dari perdagangan karbon.
“Jadi tidak hanya model sekarang, sekarang menggunakan APBN dikerjakan masyarakat. Kalau nanti, jika regulasinya sudah jadi dibuka ada perusahaan atau investor yang masuk ke situ. Sekali kerja bisa puluhan ribu hektare,” jelasnya.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021, sebaran luas ekosistem mangrove di Indonesia adalah seluas 3.364.080 hektare yang terdiri dari 2.661.281 hektare dalam kawasan dan 702.799 hektare di luar kawasan. (OL-12)
DALAM satu dekade 2014-2024 luas hutan alam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkurang (deforestasi) hingga 29 ribu hektare lebih.
DESEMBER 2025 seharusnya menjadi bulan penuh refleksi dan harapan.
Pembangunan ekstraktif banyak menimbulkan dampak sosial-ekologis, misalnya, ruang hidup masyarakat adat dan lokal terampas.
Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri menegaskan 80% penyebab banjir berasal dari kerusakan lingkungan, bukan cuaca ekstrem.
"Kami melihat akar masalah sesungguhnya adalah perusakan ekosistem hulu sampai hilir dari daerah aliran sungai dan kelalaian tata ruang yang terjadi secara sistematik,”
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Buruknya perlakuan terhadap ekosistem gambut pun menyebabkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved