Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi Fitri Hudayani dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengimbau para penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi agar membatasi asupan makanan yang mengandung natrium dan lemak tinggi, khususnya di bulan Ramadan.
"Untuk hipertensi, kuncinya sama seperti hari biasa. Membatasi makanan yang tinggi natrium, tinggi lemak dan cukup serat," kata Fitri, dikutip Selasa (29/3).
Fitri menjelaskan serat biasa didapat dari sayur dan buah. Sementara olahraga bisa tetap dilakukan meski dalam keadaan puasa namun intensitasnya disesuaikan.
Baca juga: Sebelum Puasa, Diabetesi Sebaiknya Lakukan Screening
"Olahraga rutin yang tidak memberatkan, khususnya pada kondisi puasa. Hanya saja jika pada bulan puasa, makanan yang dihindari sangatlahberlimpah," tambahnya.
Lebih lanjut, Fitri menjelaskan makanan tinggi natrium yang harus dihindari antara lain seperti makanan asin, makanan yang diawetkan, makanan dengan bumbu penyedap yang banyak, serta makanan olahan.
Di bulan Ramadan, Fitri mengingatkan agar penderita hipertensi dapat lebih ekstra menjaga asupan yang dikonsumsi. Terutama hidangan-hidangan yang biasanya disediakan sebagai menu berbuka puasa. Misalnya saja seperti takjil gorengan atau makanan selingan setelah tarawih yang tinggi natrium dan lemak.
"Oleh sebab itu, dianjurkan untuk berbuka dengan buah segar dan minum air putih. Buah bisa digantikan dengan mengonsumsi kurma sebanyak tiga buah. Selain itu, perlu berhati-hati juga saat mengikuti acara buka bersama. Penderita hipertensi harus bisa melakukan kontrol pemilihan makanan," tutupnya.
Terakhir, agar penderita hipertensi dapat menjalani puasa degan lancar di bulan Ramadan, Fitri pun menyarankan untuk mengonsumsi sayuran, cukup istirahat, serta tetap teratur dalam mengonsumsi obat.
Selain itu, Fitri juga mengatakan agar penderita hipertensi dapat berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum menjalani puasa. Sebab, penderita dapat melihat perkembangan tekanan darahnya sehingga dapat lebih aman menjalankan puasa. (Ant/OL-1)
Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) menggelar kegiatan sosial bertajuk Berbagi Tanpa Batas.
Syekh Abdul Muhyi merupakan ulama penyebar Islam di kawasan Pamijahan Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Bermain padel saat bulan puasa sebaiknya dilakukan dalam waktu terbatas, yakni maksimal selama 45 menit menjelang waktu berbuka.
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved