Selasa 22 Maret 2022, 08:43 WIB

Ulama dan Ormas Islam Jadi Mitra Keberhasilan Pembangunan Indonesia

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Ulama dan Ormas Islam Jadi Mitra Keberhasilan Pembangunan Indonesia

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi

 

WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan para ulama dan ormas Islam adalah mitra keberhasilan pembangunan Indonesia. Dia menuturkan, komitmen keduanya tidak pernah diragukan untuk berperan serta dalam setiap proses pembangunan negeri ini.

"Jika hari ini kita menyaksikan sajian harmoni terindah dari Sabang sampai Merauke, maka di dalamnya terdapat peran ulama dan ormas Islam yang tak pernah ragu mendukung NKRI," kata Zainut dalam keterangannya, Selasa (22/3).

"Di negeri yang penuh dengan keragaman suku dan budaya, Islam tumbuh menjadi perekat dan pemersatu bangsa Indonesia. Ajaran Islam diadopsi ke dalam sistem tata negara dan juga hukum positif," tambahnya.

Di Indonesia, agama dan negara adalah satu entitas yang tak bisa dipisahkan. Keduanya berjalan beriringan dalam satu visi pembangunan dalam bingkai NKRI.

Baca juga: Wamenag: Kolaborasi Percepat Transformasi Layanan Digital

Oleh karena itu, Zainut mengajak segenap keluarga besar ulama Syarikat Islam untuk senantiasa menjalin persaudaraan, persahabatan, kerja sama, serta kerukunan antarumat beragama dalam ikatan ukhuwah wathaniyah, ukhuwah Islamiah, dan ukhuwah bashariyah dalam bingkai NKRI.

"Kita semua meyakini bahwa syarikat islam akan terus istiqomah menjalankan misi dakwah sejalan dengan cita-cita kebangsaan dan keumatan," jelasnya.

Wamenag mengungkapkan Kementerian Agama sangat terbuka dalam menjalin kerja sama dalam memajukan bimbingan masyarakat Islam serta isu-isu keumatan lainnya.

Sekjen Syarikat Islam Ferry Juliantono menyampaikan dalam waktu dekat Syarikat Islam akan membentuk gugus tugas anti-Islamophobia.

"Dunia sudah mulai tidak terpengaruh lagi terhadap propaganda barat yang menyebut Islam sebagai kelompok radikalis, intoleran, dan teroris. Di tanah air, Islam justru masih sering dianggap sebagai kelompok intoleran, radikal, dan identik dengan kegiatan terorisme," tuturnya.

"Penting bagi kita gelorakan semangat anti Islamophobia," tutupnya.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Bermedia Digital dengan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 00:01 WIB
Dr. Meithiana Indrasari, S.T., MM, mengtaakan di dalam dunia digital, digitalisasi budaya dalam jati diri kita dalam ruang digital tidak...
MI/SUSANTO

Jemaah Bersiap Melaksanakan Puncak Ibadah Haji Kamis Pagi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:30 WIB
Perjalanan haji dimulai dari maktab atau hotel jemaah tinggal, sudah mandi, berpakaian ihram dan niat haji kemudian diberangkatkan mulai...
Freepik.com

Literasi Digital Dapat Mengurangi Perundungan Digital

👤Mediandonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:06 WIB
Sekretaris Digimom Indonesia May Safitri memaparkan, remaja menjadi salah satu target atau korban utama dari perundungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya