Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan agar masyarakat Sumatra Barat tidak perlu risau akan adanya gempa susulan yang berpotensi merusak. Pasalnya, berdasarkan pantauan BMKG hingga hari ini, intensitas gempa susulan yang terjadi di Pasaman dan Pasaman Barat semakin melemah dan akan segera stabil dalam waktu dekat.
"BMKG mencatat ada lebih dari 160 kali gempa susulan sejak hari pertama. Namun yang terasa hanya 6 kali. Artinya yang ratusan kali tidak terasa karena terlalu lemahnya. Untuk itu kami menyampaikan bahwa untuk persoalan gempa tidak perlu dikhawatirkan lagi," kata Dwikorita dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (1/3).
Baca juga: Hari Pendengaran Dunia Promosikan Mendengar untuk Seumur Hidup
Baca juga: IDAI Ingatkan Bahaya Covid-19 Varian Omikron pada Anak
Namun demikian, Dwikorita mengingatkan agar masyarakat mewaspadai adanya potensi longsor, banjir dan banjir bandang yang bisa terjadi di sekitar Gunung Talamau.
"Sekarang musim hujan memicu hanyutnya material yang ada di gunung Talamau," imbau Dwikorita.
Untuk itu, ia meminta agar warga yang tinggal di tepi sungai yang mengalir dari tepi sungai Talamau untuk mencari tempat yang lebih aman terlebih dahulu demi mengantisipasi dampak dari bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.
"Masyarakat yang tinggal di radius 200 meter di wilayah Gunung Talamau dan sungai, dimohon menyingkir terutama apabila terjadi hujan dari arah hulu. Kalau melihat tanda-tanda gelap di arah hulu dan tak bisa melihat puncak gunungnya, itu merupakan tanda akan terjadi hukan. Mohon tidak ada di tepi sungai," pungkas dia. (H-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pemulihan pascabencana dapat berjalan karena kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan disebut saling bahu-membahu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved