Sabtu 08 Januari 2022, 22:14 WIB

Samira Travel Sambut Baik Keberangkatan Jemaah Umrah Indonesia 

Mediaindonesia.com | Humaniora
Samira Travel Sambut Baik Keberangkatan Jemaah Umrah Indonesia 

Dok. Pribadi
Pelepasa keberangkatan jemaah Umrah Indonesia

 

PEMERINTAH kembali membuka keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid 19. Keberangkatan perdana ini diikuti oleh 419 jamaah Samira Travel yang berasal dari dari berbagai daerah,seperti Batam, Pekanbaru, Bengkulu, Jakarta, Samarinda, Balikpapan, Berau, Jawa Barat, Makasar dan NTB. 

Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementeria  Agama Hilman Latief, Ceo dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, Wakil Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Sulaiman, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi dan Haji Terpadu Jaja Jaelani, dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin. 

"Saat ini kita melepas umrah perdana, karenanya saya berpesan jemaah umroh untuk tetap menerapkan peraturan yang berlaku, tunjukan bahwa jamaah umrah patuh pada aturan dan prokes yang telah di tetap, ingat bahwa pandemi belum berakhirnya," ujar Hilman saat memberikan arahan kepada jamaah, Sabtu (8/1).  

CEO dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, menambahkan, acara pelepasan ini mengharu biru, hal itu disebabkan mereka menunggu dua tahun hingga keberangkatan saat ini. Karena sebelumnya sempat beberapa kali terjadi drama dibuka dan ditutup keberangkatan umrah dari Indonesia. 

“Jamaah umrah dari Indonesia yang saat ini berangkat merupakan duta Indonesia. Karena mereka akan mempengaruhi kesuksesan umrah berikutnya, bahkan hingga ke haji,” terangnya. 

Baca juga : Epidemiolog: Jemaah Umrah Harus Jalani Screening Berlapis

Fauzi menerangkan, dengan one gate policy atau kebijakan satu pintu umrah yang ditetapkan Kemenag. Aturan ini mengatur seluruh jemaah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta, yang intinya melindungi jemaah, memberikan proteksi dengan maksimal. Serta memastikan jemaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga. 

“Harapannya dengan kebijakan one gate policy ini situasi kondusif sehingga jamaah dari Indonesia bisa berangsur-angsur berlanjut keberangkatannya,” tambahnya 

Ia menerangkan, nantinya seletelah pulang umrah, jamaah akan melaksanakan karantina selama 7 hari di hotel yang ditunjuk oleh satgas covid-19.  

Fauzi menyebutkan, pada 13 Januari, direncanakan akan ada lagi keberangkatan jemaah umrah Indonesia. 

"Sehingga, bulan ini ada 7 pesawat yang akan memberangkatkan jemaah samira travel ke arab saudi. Jadi totalnya ada 26 pesawat hingga bula Maret. Dengan setiap keberangkatan 400 jamaah,” tuturnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok Universitas Muhammadiyah Kupang.

Lima Ikhtiar Mewujudkan Integrasi Sosial

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:48 WIB
Sederet fakta memilukan menjadi tantangan nyata dalam membangun integrasi sosial di...
ANTARA/HO/Dok BPBD Flores Timur

PBB Berharap Indonesia Dorong Negara Lain untuk Berinvestasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 07:05 WIB
Berbagai program dan aksi mengurangi risiko bencana di tingkat nasional, kawasan, dan dunia membutuhkan pembiayaan yang...
MI/RAMDANI

Reza Rahadian Mengadvokasi Pentingnya Penguatan Kapasitas Masyarakat Menghadapi Bencana

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 06:00 WIB
Penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana memerlukan pembiayaan dari pemerintah dan lembaga pembangunan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya