Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengkapkan bahwa integrasi 28 litbang K/L merupakan bagian pelaksanaan Undang-undang. Lantas tidak ada kompromi lagi dan harus dijankan secara tepat sebagai amanah UU.
"Saya kira itu perintah UU untuk menggabungkan semua. Jadi saya sangat mendukung sudah merupakan UU yang dihasilkan DPR dan pemerintah," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin. (20/12).
Dengan disatukan litbang-litbang tersbut, maka BRIN harus diberdayakan. Lembaga itu harus bisa melakukan lompatan-lompatan menuju Indonesia maju.
Baca juga: MPR: Pimpinan DPR Harus Percepat Pengesahan RUU TPKS
Politisi Partai Golkar itu membeberkan bahwa waktu dibuat UU itu karena Indonesia akan menjadi negara maju harus diperkuat dengan riset dan inovasi. "Kalau tidak kuat khayal yang namanya negara Indonesia maju. Karena kita maju itu tidak bisa dengan cara tradisional harus ada lompatan," imbuhnya.
Lebi lanjut, Ridwan menegaskan agar integrasi tidak sekadar memenuhi tuntutan UU. Harus diimplementasi dan berdampak pada masyarakat.
Integrasi itu jangan palsu-palsu, yaitu hanya sekadar memenuhi persyaratan UU.
"Semuanya dari BRIN, keluarnya jangan masing-masing," tandasnya. (H-3)
MK pemberian tenggat waktu bagi pemerintah untuk menyesuaikan ketentuan larangan wamen rangkap jabatan tersebut . Tenggang waktu paling lama 2 tahun sejak putusan diucapkan
Penelitian menggunakan metode identifikasi fotografis (Foto ID) yang memanfaatkan pola totol unik pada tubuh hiu paus.
Tim peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) BRIN bersama mitra riset dari AS, Australia, Prancis, dan Malaysia berhasil mengidentifikasi spesies tikus hutan baru.
Suputa mengatakan kolaborasi itu akan fokus pada peningkatan daya saing komoditas hortikultura lokal, terutama salak pondoh sebagai ikon Yogyakarta
Para peneliti dievakuasi usai kapal yang ditumpangi untuk meneliti Terumbu Karang mengalami mati mesin.
AHLI Geologi Bumi - Paleoseismolog BRIN mengatakan gempa bumi Poso yang terjadi pada 17 Agustus 2025 yang berada dekat di Sesar Tokararu menyisakan banyak pertanyaan.
Penelitian menggunakan metode identifikasi fotografis (Foto ID) yang memanfaatkan pola totol unik pada tubuh hiu paus.
Ekspedisi Patriot merupakan program Kementerian Transmigrasi yang bekerja sama dengan Kemdiktisaintek guna mendorong kemajuan kawasan transmigrasi.
Upaya menjadikan riset dan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan peta jalan yang jelas, mudah dipahami, dan disepakati pemangku kepentingan.
Kerja sama dengan University of Waterloo itu berada dalam FINCAPES Project yang didanai oleh Pemerintah Kanada.
Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) dari hasil riset dan inovasi perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan upaya penguasaan riset jadi tanggung jawab bersama.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved