Kamis 16 Desember 2021, 23:29 WIB

Di tengah Meredupnya sektor Pariwisata, Kunjungan ke Desa Wisata Meningkat 30 Persen 

Mediaindonesia.com | Humaniora
Di tengah Meredupnya sektor Pariwisata, Kunjungan ke Desa Wisata Meningkat 30 Persen 

Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Wisatawan mengunjungi Desa Wisata Pangipuran di Bangli, Bali

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kunjungan ke desa wisata meningkat sebesar 30 persen di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontradiksi. 

"Sedikit berbagi data yang kita dapatkan dari Grab, justru di tengah pandemi kunjungan ke desa wisata naik 30 persen. Oleh karena itu, pak bupati dan wakil  bupati diharapkan bisa mendorong kepada dinasnya aktif dalam Jaring Desa Wisata atau Jadesta.com," ujar dia ketika menghadiri acara KolaborAksi Regional 2 dengan perwakilan pemerintah daerah sebagaimana dalam keterangan pers, Jakarta, Kamis (16/12). 

Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga meminta kepada empat kepala daerah Nusa Tenggara Timur yang berasal dari Sumba Barat, Sumba Timur, Malaka, dan daerah Berau dari Kalimantan Timur untuk mengembangkan desa wisata di daerahnya. 

Hal ini disebabkan desa wisata potensial membangkitkan perekonomian Indonesia serta memperluas lapangan pekerjaan. 

Menparekraf juga menyampaikan kepada para kepala daerah agar dapat menjadikan rumah-rumah di destinasi wisata sebagai alternatif penginapan atau homestay sehingga bisa memunculkan peluang lapangan pekerjaan. 

"Homestay ini juga banyak diinginkan dan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang berkunjung ke desa wisata," ungkap dia. 

Baca juga : UMB Berkontribusi Dalam Inovasi Aplikasi Deteksi Janin

Selain itu, ia mendorong agar setiap daerah bisa menggelar kegiatan (event) dengan mengedepankan tradisi dan budaya setempat. 

"Memang ke depan ini kegiatan kita banyak diawali atau memusatkan kepada event. Jadi event di Sumba Timur, Sumba Barat, Malaka, dan Berau harus dikembangkan," katanya. 

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya meminta para kepala daerah agar menyiapkan konten promosi wisata di daerahnya untuk dipromosikan melalui akun media sosial yang dimiliki Kemenparekraf, antara lain @indtravel dan @pesonaid_travel. 

Sebab, cara tersebut dinilai efektif untuk memasarkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif ke wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara. 

"Kami dari Deputi Pemasaran akan mendukung lebih intens. Oleh karena itu kami ingin meminta bantuan bapak ibu untuk menyiapkan konten video TVC (Television Commercial/iklan) durasi 30 detik, 1 menit, kemudian juga digital yang bisa kami publikasikan di akun media sosial kami," ucap Nia. 

Sementara Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa menyampaikan akan mengidentifikasi kegiatan yang cocok di tiap daerah yang nantinya bisa dikatikan dengan desa wisata dan ekonomi kreatif. (Ant/OL-7)

Baca Juga

DOK Perbanas Institute

Perbanas Institute Sediakan Rp2,5 Miliar Beasiswa Untuk Mahasiswa Baru

👤Widhoroso 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:15 WIB
PERBANAS Institute Jakarta menyediakan beasiswa senilai Rp2,5 miliar untuk calon mahasiswa baru tahun...
AFP

Alissa Wahid Minta Petugas Bimbingan Ibadah Haji Perempuan Ditambah

👤Susanto  🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:15 WIB
Mengingat, 57% dari total jemaah haji tahun ini merupakan perempuan. Sementara itu, petugas bimbingan ibadah dari unsur perempuan relatif...
Ist

Noice Gandeng Deddy Corbuzier Lewat Podcast Deddy Issues

👤Widhoroso 🕔Minggu 03 Juli 2022, 19:57 WIB
NOICE kini menggandeng Deddy Corbuzier lewat podcast original bertajuk Deddy...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya