Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Tingkatkan Perekonomian Lokal, Desa Wisata Kampung Prai Ijing Makin Dikenal di Kancah Internasional

Ihfa Firdausya
12/2/2026 21:10
Tingkatkan Perekonomian Lokal, Desa Wisata Kampung Prai Ijing Makin Dikenal di Kancah Internasional
Gelaran BCA Expoversary 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten.(Dok BCA)

SENYUM sumringah tampak dari wajah Marthen Ragowino Bira, Kepala Desa Tebara, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Desa yang dipimpinnya menjadi bagian penting dari gelaran BCA Expoversary 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 5-8 Februari 2026. 
 
Marthen hadir ke event tahunan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini untuk menginspirasi seluruh anak negeri. Ia membuktikan bahwa kearifan budaya lokal dari Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara, mampu mengangkat ekonomi warga sekaligus mengharumkan nama Indonesia di pentas regional. 
 
Berbicara pada program siniar di Mini Studio BCA Expoversary 2026 pada Kamis (5/2), Marthen mengaku bangga bisa mengantarkan Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara, meraih penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 yang digelar di Cebu, Filipina, dan mewakili Indonesia. 
 
Prestasi ini didapat karena Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara berhasil memadukan pariwisata berbasis budaya dan alam dengan ekonomi lokal. Desa ini juga berhasil menghasilkan pendapatan signifikan melalui pendampingan Bakti BCA.  
 
“Tidak hanya pendanaan, namun pemberdayaan juga menjadi faktor penting bagi perkembangan desa. Pemberdayaan itu harus disesuaikan dengan karakter desa masing-masing, termasuk dari sisi sosial, ekonomi, dan budaya. Di sinilah peran BCA melalui Bakti BCA menjadi sangat bermanfaat,” kata Marthen. 
 
Marthen mengungkapkan adanya program Bakti BCA telah memberikan banyak perubahan di Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara. Menurutnya, desa ini bertransformasi menjadi desa wisata mandiri dengan pelibatan aktif pemuda lokal.  
 
Ia mencontohkan munculnya homestay Prai Ijing, pusat kerajinan tenun Sumba, hingga sejumlah spot foto dengan pesona alam, telah membuat desa wisata ini mengantongi pendapatan Rp1,4 miliar pada 2025 dari sektor pariwisata. Hal ini sejalan dengan kenaikan wisatawan yang mencapai 67% pada tahun yang sama. 
Marthen juga menceritakan dengan adanya peningkatan ekonomi warga maka status desa juga meningkat dengan menyandang status Desa Maju. Namun, ia menegaskan hal ini tidak didapat secara instan. 
 
Menurut Marthen, semua ini didapat karena adanya gotong royong seluruh warga yang tak kenal lelah. Proses bersama dan panjang itu diwujudkan dengan perbaikan kelembagaan desa, perancangan paket wisata, dan pemanfaatan potensi desa. Seluruhnya didampingi oleh Bakti BCA. 
 
“Saya harap prestasi ini menjadi pemantik untuk mengembangkan diri, memperbaiki kekurangan, menambah kreativitas, dan menginspirasi desa lain untuk berinovasi, karena Desa Tebara tidak boleh maju sendiri. Semoga kolaborasi dengan Bakti BCA bisa menjadi contoh untuk desa-desa lain,” kata Marthen.  
 
Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara merupakan salah satu 28 desa binaan Bakti BCA (Desa Bakti BCA). Melalui program ini, Bakti BCA memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan atraksi wisata, pengelolaan layanan, pembekalan literasi keuangan, perluasan akses pasar, hingga pemberdayaan UMKM lokal. Melalui pembinaan ini, Bakti BCA berharap dapat memperluas peluang ekonomi masyarakat, meningkatkan daya tarik destinasi, serta menciptakan ekosistem wisata yang lebih berkelanjutan. 
 
Secara terpisah, EVP Corporate Communications & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan transformasi Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi BCA untuk Indonesia.  

"Kami sadar pemberdayaan yang baik itu ketika dilakukan secara inklusif, melibatkan warga lokal itu sendiri. Pariwisata lokal memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya memikat wisatawan, tetapi juga menghadirkan nilai ekonomi, budaya, dan keberlanjutan bagi masyarakat. Melalui pembinaan Bakti BCA, kami berharap dapat memperkuat kapasitas serta membuka ruang kemajuan bagi desa-desa wisata," jelas Hera. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya