Senin 06 Desember 2021, 09:30 WIB

Kemen PPPA Minta Kasus Mahasiswi NW Diusut Tuntas

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Kemen PPPA Minta Kasus Mahasiswi NW Diusut Tuntas

ANTARA/HO-Kemen PPPA
Menteri PPPA Bintang Puspayoga

 

KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginginkan kepolisian mengusut tuntas kasus mahasiswi NW, 23, yang meninggal dunia di dekat makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan pihaknya turut mengucapkan duka cita yang mendalam atas kasus yang menimpa NW, mahasiswi Universitas Brawijaya Malang tersebut.

"Kami mendukung langkah cepat Bapak Kapolri dan semua jajarannya, khususnya Kepolisian Daerah Jawa Timur, sekaligus berharap agar kasus ini dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Bintang dalam keterangan resmi, Minggu (/12).

Baca juga: Bripda Randy Bagus Dipecat dengan Tidak Hormat

Bintang menambahkan sudah sepantasnya semua pihak memberikan rasa empati yang besar terhadap korban dan keluarganya.

Selama ini, Kemen PPPA gencar menyuarakan dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut Bintang, kasus yang menimpa NW itu menyadarkan dan memicu semua pihak untuk lebih aktif melakukan pencegahan agar tidak timbul lagi korban di kemudian hari.

"Setiap bentuk kekerasan adalah pelanggaran HAM. Kekerasan dalam pacaran adalah suatu tindakan yang dapat merugikan salah satu pihak dan berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu," ujar Bintang.

Bintang menambahkan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan membutuhkan kerja bersama dan sinergi dari berbagai komponen masyarakat untuk bergerak secara serentak, baik pemerintah maupun masyarakat secara umum, termasuk aktivis HAM perempuan.

Dalam rangka perlindungan dan pemenuhan hak perempuan korban kekerasan seksual, Kemen PPPA juga terus mengawal dan mendorong agar kebijakan tentang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual segera disahkan menjadi undang-undang.

"Kami juga berpesan kepada seluruh perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, kalian bisa melapor ke layanan dan penjangkauan korban di SAPA 129 atau bisa menghubungi call centre 08111-129-129 agar segera mendapatkan pertolongan," pungkas Bintang. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Medcom

Pilih Self Reward Harus Bijak Agar tidak Rugi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 27 Januari 2022, 10:15 WIB
Self reward merupakan salah satu jenis atau cara seseorang untuk mengaktualisasi konsep self love atau mencintai diri...
ANTARA FOTO/Makna Zaezar

Ini Kiat Ciptakan Rutinitas Belajar yang Nyaman untuk Anak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 27 Januari 2022, 08:30 WIB
Keberhasilan anak tidak terlepas dari dukungan orangtua yang senantiasa membimbing dan mendampingi selama proses...
MI/Atet Dwi P

BMKG: Hari Ini sebagian Kota Besar Indonesia Cerah Berawan

👤Muhammad Fauzi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 08:00 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian kota besar di Tanah Air akan cerah berawan pada Kamis (27/1)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya