Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
OKTOBERFEST, festival dua mingguan yang berlangsung di Jerman, boleh berakhir Oktober lalu. Akan tetapi, gegap gempita festival yang kini banyak diadopsi hotel di berbagai dunia itu ternyata masih dapat ditemukan di Swiss-Belinn Airport Jakarta, sepanjang November.
Bir barang kali juga menjadi pusat perhatian dalam festival tersebut. Akan tetapi, berbagai hidangan yang menggugah selera di dalamnya tentu amat sayang jika dilewatkan, termasuk tiga menu utama tahun ini yang disajikan di hotel yang terletak di Jalan Husein Sastranegara Nomor 9, Tangerang, tersebut.
Executive Chef Swiss-Belinn Airport Jakarta, Ari Hidayat, mengatakan tahun ini restoran Swiss-Belinn Airport Jakarta yakni Swiss Bistro menghadirkan hidangan panggang. Ada Macaroni AU Gratin, Potato Au Gratin, dan Baked Rice. Tiga hidangan tersebut tidak hanya menawarkan citarasa Eropa, tetapi juga memadukan selera Asia.
Sekilas, tampilan Macaroni AU Gratin memang tidak terlalu memanjakan mata. Ia sebatas makaroni yang disajikan di atas mangkuk, kemudian dihiasi dengan tomat ceri, daun basil, dan taburan peterseli. Bahan-bahan serupa juga tampak pada Potato Au Gratin. Bedanya, jika bahan utama Macaroni AU Gratin yaitu makaroni, sedangkan Potato AU Gratin berupa kentang.
Namun demikian, kemeriahan justru didapat dari citarasa kedua hidangan tersebut. Sensasi gurih dan harum daging sapi panggang terasa melebur menjadi satu di dalamnya. Teksturnya pun sangat lembut, bahkan lumer di mulut.
Menurut Chef Ari, sensasi rasa gurih itu didapat dari keju. Tak tanggung-tanggung, dalam semangkuk hidangan ia menggunakan tiga macam jenis keju. "Ada mozzarella, permesan cheese, dan cheddar cheese," terangnya kepada Media Indonesia, Kamis (18/11).
Tak hanya berasal dari keju, sensasi rasa gurih juga didapat dari potongan daging sapi (beef bacon), jamur kancing (champignon), dan bawang putih. Lain hal dengan Baked Rice, citarasa yang muncul dari menu ini terasa lebih kuat dan sangat kaya akan rempah.
Chef Ari juga menyertakan potongan daging ayam sekali gigit dalam Baked Rice. Selain tetap menggunakan keju, dalam menu ini ia menambahkan komposisi lain yakni kari ayam yang sangat lembut (creamy).
Baca juga: Kekayaan Kuliner Indonesia Jembatan Penghubung Berbagai Bangsa
"Jadi ini kombinasi rasa antara triple cheese dan chicken curry yang strong. Kari rasanya familiar untuk orang Indonesia. Jadi memang kita tonjolkan supaya dari segi rasa dan item itu masing-masing ada. Makanan ini untuk main course kan tidak terlalu berat. Jadi untuk Oktoberfest ini digabungkan dengan promosi dari kami. Mereka minum bir bisa sambil menikmati menu ini," pungkas Chef Ari. (OL-14)
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
SEPANJANG Ramadan 2026, berbagai atraksi dan daya tarik untuk mendukung aktivitas masyarakat dihadirkan di Tangerang, salah satunya Ramdan Adventure.
Menyemarakkan kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 H dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, The Sunan Hotel Solo menghadirkan kreasi unik berupa dekorasi Bedug Ramadhan.
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar praktik pencurian spesialis hotel berbintang di wilayah Jakarta.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
Swiss-Belhotel Pondok Indah mempersembahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada Selasa (17/2), di Swiss-Café Restaurant, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Selain menu Timur Tengah, Neo+ Airport Jakarta tetap menyediakan hidangan favorit Nusantara dan Barat untuk memberikan variasi rasa yang lengkap.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved