Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSULTAN Alergi Imunologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Zakiudin Munasir mengatakan, imunisasi pada anak sejatinya bisa dilakukan secara maksimal di tengah pandemi dengan protokol kesehatan yang harus ditaati oleh masyarakat
"Tentu tidak apa-apa asal tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap Zakiudin kepada Media Indonesia, Selasa (23/11).
Optimalisasi imunisasi pada anak sangat dibutuhkan agar seluruh anak dapat divaksin. Penurunan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) selama pandemi terjadi terutama pada tahun ini. Hal itu berpotensi bisa berdampak pada penurunan kesehatan secara nasional.
IDAI sendiri berkomitmen untuk terus mendukung cakupan IDL. Namun hal ini harus didukung juga oleh pemerintah untuk memastikan ketersediaan vaksin dan distribusinya serta membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penyedia vaksin PCV, HPV dan Rotavirus untuk menjamin kontinuitas ketersediaan vaksin.
Baca juga : Sinovac dan Sinophram Diizinkan, Kepastian Umrah Menunggu Teknis
"Tentunya IDAI menginginkan cakupan penuh dengan meningkatkan kegiatan edukasinya dengan mengadakan acara-acara pelatihan ke anggota IDAI," kata Zakiudin.
Imunisasi lengkap memiliki dampak positif bagi anak. Salah satunya bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak tertular penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Efek dominonya jika anak memiliki daya tahan tubuh lemah maka bisa lebih mudah tertular covid-19.
"Menurunnya imunisasi juga akan berpengaruh pada kondisi anak sehingga lebih mudah terpapar covid-19. Kalau terkena penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi tentunya akan mudah kena covid-19," pungkasnya. (OL-7)
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Vaksin seperti RSV, hepatitis A, hepatitis B, dengue, serta meningokokus diberikan berdasarkan risiko tertentu.
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Para orangtua diingatkan untuk mewaspadai penyakit umum selama masa liburan dengan melengkapi imunisasi, terutama penyakit respiratori.
Imunisasi dengan Palivizumab direkomendasikan oleh IDAI untuk mencegah bayi yang lahir prematur mengalami penurunan kesehatan karena infeksi RSV.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved