Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Indonesia tengah berupaya membuka kembali pariwisata untuk turis Warga Negara Asing (WNA). Saat ini turis dari 19 negara yang telah divaksinasi lengkap dan menunjukan hasil tes negatif Covid-19 dapat memasuki wilayah Indonesia.
Guna mendorong kembali promosi wisata Indonesia di era new normal untuk pasar Amerika Serikat (AS), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco berpartisipasi pada pameran pariwisata terbesar di AS yaitu “Travel & Adventure Show 2021” di Santa Clara Convention Center, California Utara, tanggal 23-24 Oktober 2021. Booth Indonesia dikunjungi lebih dari 500 orang yang merupakan masyarakat lokal AS serta para pelaku bisnis wisata seperti travel agents, travel advisor, dan travel influencer yang ingin mencari peluang kerja sama bisnis di bidang pariwisata.
KJRI San Francisco menggandeng 2 (dua) biro perjalanan/travel agents untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata Indonesia, yaitu TREVI.co Travel dari Jakarta dan Sayang Holidays asal kota San Francisco. Gerai Indonesia mempromosikan berbagai destinasi wisata prioritas seperti Labuan Bajo, Mandalika, Wakatobi, Nusa Tenggara Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara, Tanjung Kelayang, Kepulauan Bangka Belitung, Danau Toba, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Borobudur, Jawa Tengah, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Tanjung Lesung, Banten, Banten, Bromo, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
Pada pameran tersebut, Indonesia juga mempresentasikan pariwisata Indonesia dengan tema “Exploring Exotic Indonesia” yang disampaikan oleh CEO Trevi.co, Abdul Razak di panggung Destination Theater yang dihadiri sekitar 50 peserta. Secara interaktif, penonton diajak untuk menelusuri destinasi wisata Indonesia. Selain itu peserta mendapatkan informasi penting mengenai destinasi wisata Indonesia, aktivitas yang dapat dilakukan, makanan khas Indonesia, transportasi, dan sebagainya.
Selama pameran berlangsung, para pengunjung sangat tertarik menggali informasi mengenai destinasi wisata Indonesia, tidak hanya mengenai tempat-tempat yang dapat dikunjungi, namun juga prosedur dan ketentuan terbaru dari Pemerintah Indonesia untuk wisatawan asing Warga Negara Amerika Serikat.
Konsul Ekonomi KJRI San Francisco, Nugroho Y. Aribhimo mengatakan, “Melalui pameran yang berlangsung selama dua hari ini kami mencatat sekitar 150 potensi wisatawan AS yang berminat berkunjung ke Indonesia, beberapa di antaranya telah memesan paket perjalanan ke Indonesia untuk tahun 2022 dan sedang menunggu kebijakan baru dari Pemerintah RI terkait travel restrictions, dan berharap agar mereka dapat segera diperbolehkan berkunjung ke wilayah Indonesia.”
Di sisi lain, CEO & Founder Travel & Adventure Show, John Golicz, menyampaikan “Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mempromosikan kembali destinasi wisata untuk keberangkatan tahun depan (2022) karena masyarakat AS sudah jenuh dengan situasi pandemi dan dengan terjadinya pembukaan kembali ekonomi dan situasi paska pandemi yang semakin membaik diharapkan akan meningkatkan kembali industri pariwisata dunia”.
Sebelumnya diketahui bahwa total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2020 sebesar 4,02 juta kunjungan. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah wisatawan mancanegara turun sebesar 75,03%.
Masyarakat di AS sendiri cenderung merencanakan bepergian/liburan satu tahun sebelum keberangkatan, dan upaya pemasaran pada acara Travel and Adventure Show 2021 ini diyakini dapat membantu mendorong kembali industri pariwisata Indonesia paska pandemi, khususnya untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di tahun 2022.
Berdasarkan pengamatan, saat melakukan perjalanan/berlibur, wisatawan di AS cenderung memperhatikan kualitas, kenyamanan, dan keamanan khususnya pada tempat penginapan dan akomodasi setempat. Masalah utama yang terjadi ketika melakukan pemesanan wisata adalah harga, masyarakat AS berharap agar agen wisata dapat memberikan paket wisata dengan harga kompetitif.
The U.S. Travel and Adventure Show merupakan acara pameran wisata terbesar di AS dengan total pengunjung lebih dari 10.000 setiap tahunnya. Acara ini bertujuan untuk menghubungkan lebih dari 2,1 juta wisatawan dengan lebih dari 4.500 agen wisata. Selama pameran juga ditampilkan tokoh-tokoh terkemuka seperti Josh Gates, Peter Greenberg, dan Andrew di panggung-panggung seminar. (RO/OL-09)
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Salah satunya yang paling diminati pengunjung adalah AR Treasure Hunt, sebuah pengalaman eksplorasi ruang berbasis augmented reality.
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan memberikan pengalaman berdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved