Kamis 28 Oktober 2021, 17:35 WIB

Keberadaan Universitas Siber Untuk Perluas Jangkauan PT

Siswantini Suryandari | Humaniora
Keberadaan Universitas Siber Untuk Perluas Jangkauan PT

ANTARA
Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat

 

DIREKTUR Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Prof Nizam mengatakan keberadaan universitas siber merupakan upaya untuk memperluas jangkauan pendidikan tinggi.

"Kami telah membuka beberapa universitas siber mulai dari Indonesia Cyber Education Institute atau ICE Institute yang berada di bawah Universitas Terbuka (UT), Universitas Cyber Asia, Muhammadiyah Cyber University dan Universitas Indonesia Cerdas," ujar Nizam dalam webinar ICE Institute untuk Indonesia Satu di Jakarta, Rabu (27/10).

Nizam menambahkan hal itu merupakan bentuk akselerasi dalam transformasi digital. Transformasi digital ini sangat penting dikembangkan, agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, melainkan juga pemain utama era digital.

"Semangat gotong royong untuk bertransformasi, semangat gotong royong untuk saling mendukung untuk membangun bangsa dan negara," imbuh dia.

Kepala ICE Institute Paulina Pannen menjelaskan lokapasar pembelajaran itu menawarkan sebanyak 138 mata kuliah daring dari konsorsium ICE lnstitute yang terdiri dari 14 institusi pendidikan tinggi.

"Juga terdapat 1.420 mata kuliah daring dari EdX, konsorsium MIT-Harvard, kepada kalangan pendidikan tinggi di Indonesia," kata Paulina.

Jumlah mahasiswa yang menempuh kuliah di ICE Institute saat ini, sekitar 3.700 orang dan yang sudah lulus dari mata kuliah saat ini terdapat 220 orang. Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat menambahkan ICE lnstitute sangat berperan dalam membuka akses pendidikan tinggi di lndonesia terhadap mata kuliah daring yang berkualitas bagi semua.

baca juga: SATU Indonesia Awards 2021 Terus Berkontribusi Positif ke Warga

Ke depannya peserta ICE Institute bisa menikmati beragam program yang disediakan untuk mencapai keterampilan khusus yang diperlukan lndonesia dalam bentuk microcredential, seperti game developer hingga kecerdasan artifisial untuk pendidikan.

"Ke depan akan ada lebih banyak perguruan tinggi bergabung dalam konsorsium ICE Institute untuk mengembangkan pembelajaran dalam jaringan secara nasional agar menjadi lebih masif lagi," kata Rektor. (N-1)

 

Baca Juga

MI/Susanto

Konektivitas Digital Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:30 WIB
BAKTI Kominfo telah membawa akses internet yang menjadi bagian dari usaha menuju Indonesia digital sepenuhnya pada...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Yuk Mengenal Apa Itu BPUPKI

👤Muhammad Bintang Rizky 🕔Rabu 08 Desember 2021, 09:45 WIB
BPUPKI dibentuk pada 29 April 1945 sebagai bukti atas janji kemerdekaan dari perdana menteri Jepang...
Ist/Kemenparekraf

Sandiaga Uno : Dari Desa Bangun indonesia untuk Kebangkitan Ekonomi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 09:19 WIB
Desa wisata diyakinkan akan membangkitkan perekonomian bangsa. Kebangkitan ekonomi desa juga bisa mebangkitkan ekonomi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya