Sabtu 16 Oktober 2021, 17:40 WIB

IPB Berikan Life Achievement Award kepada Pakar Kuda drh Wirasmono Soekotjo

Zubaedah Hanum | Humaniora
IPB Berikan Life Achievement Award kepada Pakar Kuda drh Wirasmono Soekotjo

IPB University
Mendiang drh Wirasmono Soekotjo saat memberikan perkuliahan mengenai kuda.

 

IPB University menganugerahkan Life Achievement Award kepada mendiang drh Wirasmono Soekotjo saat peresmian FKH IPB Equestrian Park, 9 Oktober 2021 lalu. Penghargaan itu diberikan karena jasanya dalam mengembangkan keilmuan kesehatan kuda dan olahraga berkuda Indonesia.

Penganugerahan Life Achievement Award itu diberikan oleh Rektor IPB University Arif Satria dengan disaksikan oleh beberapa saksi sejarah perjuangan drh Wirasmono Soekotjo selama ini. Yakni drh Hj Uning Zubaidah (istri drh Wirasmono), Prof Koeswinarning Singgih (pengarang logo Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia/Pordasi) dan Rafiq Radinal (Arthayasa Stable).

"Wirasmono Soekotjo merupakan perintis pertama yang memiliki komitmen yang sangat besar di bidang kesehatan kuda. Saat itu, bidang kesehatan kuda belum berkembang di Indonesia. Bersama dengan drh Sjahfri Sikar, beliau mengembangkan keilmuan tentang kesehatan kuda dan juga olahraga berkuda Indonesia,” ucap drh Amrozi, penanggung jawab FKH IPB Equestrian Park, dikutip dari laman IPB University.

Amrozi, yang dulu pernah menjadi mahasiswa bimbingan drh Wirasmono Soekotjo mengisahkan perjalanan hidup sang legendaris. Wirasmono lahir di Kota Tegal, pada 20 November 1933 dan menjadi alumnus tahun 1958 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Indonesia (nama FKH IPB saat itu).

Kiprah Wirasmono Soekotjo dalam dunia perkudaan, lanjutnya, diawali dengan keikutsertaannya dalam pendirian Persatuan Penggemar Ternak dan Olahraga Berkuda (ORDA) tahun 1965.

“ORDA inilah yang kemudian menjadi organisasi berkuda yang eksis sampai saat ini. Yaitu Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) yang diresmikan pada tanggal 6 Juni 1966,” imbuhnya.

Menurutnya, puncak karir Wirasmono terjadi saat berjayanya Pacuan Kuda Pulomas yang dulu diresmikan 1971 sebagai Jakarta Racing Management. Saat itulah Wirasmono Soekotjo berkesempatan menimba ilmu kepada Rothmans, DVM. Seorang dokter hewan ahli kuda ternama asal Australia.

“Bersama dengan Prof Bambang Purwantara (Dosen FKH IPB University) dan Rafiq Radinal (Arthayasa Stable), drh Wirasmono berjasa dalam pengembangan inseminasi buatan untuk kuda Wormblood yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Pengabdian terakhir Wirasmono Soekotjo saat ini adalah memberikan dukungan kepada sport horse pada ajang Sea Games XXI tahun 2001 di Kuala Lumpur Malaysia.

“Drh Wirasmono Soekotjo telah berpulang pada 3 Agustus 2020. Meski demikian, estafet semangat perjuangan di bidang kesehatan dan olah raga berkuda akan diteruskan oleh sivitas akademika FKH IPB University,” tandasnya. (H-2)

Baca Juga

ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

Momentum Bonus Demografi, Lulusan PT Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja

👤 M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:25 WIB
Masyarakat usia produktif dapat menjalankan tiga fungsi yaitu dapat menghidupi dirinya sendiri, menghidupi mereka yang tidak atau belum...
ANTARA

Tampil di Waiwai World Fair 2021, Tim Seni Budaya Indonesia Pukau Warga Shizuoka

👤 Faustinus Nua 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:05 WIB
Diplomasi budaya ini sangat penting dalam penguatan hubungan Indonesia-Jepang yang akan mencapai 65 tahun pada tahun...
DOK DPR RI

Komisi IX Pantau Penanganan ‘Stunting’ di Kota Tangerang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:17 WIB
Permasalahan stunting ini, menurut Melki, merupakan perkara yang serius. Pasalnya, anak yang mengalami gagal tumbuh akan berpengaruh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya