Senin 11 Oktober 2021, 20:38 WIB

Studi: Vaksinasi sangat Efektif Cegah Kasus Covid-19 yang Parah

Mediaindonesia.com | Humaniora
Studi: Vaksinasi sangat Efektif Cegah Kasus Covid-19 yang Parah

AFP/Joel Saget.
Ilustrasi.

 

VAKSINASI sangat efektif untuk mencegah kasus covid-19 yang parah, bahkan terhadap varian delta. Ini hasil dari penelitian besar di Prancis.

Penelitian yang diterbitkan Senin (11/10) berfokus pada pencegahan covid-19 yang parah dan kematian, bukan infeksi. Itu mengamati 22 juta orang di atas 50 tahun dan menemukan bahwa mereka yang menerima suntikan memiliki kemungkinan 90% lebih kecil untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal.

Hasil mengonfirmasi pengamatan dari AS, Inggris, dan Israel. Para peneliti mengatakan itu merupakan studi terbesar dari jenisnya sejauh ini.

Melihat data yang dikumpulkan mulai Desember 2020, ketika Prancis meluncurkan kampanye vaksinasi, para peneliti membandingkan hasil dari 11 juta orang yang divaksinasi dengan 11 juta subjek yang tidak divaksinasi.

Mereka membentuk pasangan yang cocok dengan individu yang tidak divaksinasi dengan rekan yang divaksinasi dari wilayah yang sama serta pada usia dan jenis kelamin yang sama. Mereka pun dilacak dari tanggal suntikan kedua orang yang divaksinasi hingga 20 Juli.

Mulai 14 hari setelah dosis kedua, risiko subjek yang divaksinasi terhadap covid-19 berkurang hingga 90%, menurut penelitian yang dilakukan oleh Epi-Phare, kelompok penelitian keamanan obat-obatan independen yang bekerja sama dengan pemerintah Prancis.

Vaksinasi tampaknya hampir sama efektifnya dengan varian delta, dengan perlindungan 84% untuk orang berusia 75 tahun ke atas dan 92% untuk orang berusia 50-75 tahun.

Perkiraan itu, bagaimana pun, hanya berdasarkan data satu bulan, karena varian tersebut menjadi dominan di Prancis hanya pada Juni. "Studi ini harus ditindaklanjuti untuk memasukkan hasil dari Agustus dan September," kata ahli epidemiologi Mahmoud Zureik, kepala Epi-Phare, kepada AFP.

Studi itu mencakup vaksinasi dengan Pfizer/BioNtech, Moderna, dan AstraZeneca, tetapi bukan Jannsen yang disahkan jauh kemudian dan jauh lebih jarang digunakan di Prancis.

Baca juga: Ini 10 Vaksin Covid-19 yang Kantongi Izin Penggunaan Darurat Badan POM RI

Hasilnya juga menunjukkan bahwa selama periode penelitian--hingga lima bulan--perlindungan vaksinasi terhadap covid-19 yang parah tidak berkurang. (OL-14)  

Baca Juga

Dok Ist

Takziah ke Rumah Duka Habib Zen Bin Umar, Kapolri: Beliau Saya Anggap Ayah Sendiri

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:33 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan takziah ke rumah duka Habib Zen bin Umar di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Kamis...
Dok. Maxx Coffee

Peringati HUT RI ke-77, Maxx Coffee Hadirkan Promo Proudly Indonesian

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:32 WIB
"Melalui kampanye “Proudly Indonesian”, Maxx Coffee sebagai brand lokal ingin menunjukkan kebanggaan dan dukungan bagi...
Ist

Bersama Gus Yahya, Erick Thohir Hadiri Kegiatan Halaqah Fiqih NU

👤Widhoroso 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:14 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir menghadiri kegiatan Halaqoh Fiqih Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya