Senin 11 Oktober 2021, 14:14 WIB

Pembukaan Pariwisata untuk Wisatawan Asing Butuh Pengawasan Ketat dan Konsisten

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pembukaan Pariwisata untuk Wisatawan Asing Butuh Pengawasan Ketat dan Konsisten

Antara/Nyoman Hendra Wibowo.
Wisatawan mengunjungi objek wisata Tanah Lot pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Tabanan, Bali, Sabtu (9/10).

 

PELAKSANAAN uji coba membuka pintu masuk bagi wisatawan asing harus sesuai aturan yang ditetapkan dengan pengawasan ketat. Sejumlah langkah untuk mempertahankan terkendalinya covid-19 di Tanah Air harus konsisten dilakukan.

"Jangan lagi ada oknum-oknum yang melanggar aturan karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi upaya pengendalian covid-19 di Tanah Air yang saat ini mulai menunjukkan hasil yang baik," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/10). Pemerintah merencanakan pembukaan pariwisata di Bali dengan menerima penerbangan internasional mulai Kamis (14/10) dengan sejumlah persyaratan, antara lain penumpang kelas internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri.

Selain itu, wisatawan yang diizinkan ke Pulau Dewata ialah yang berasal dari Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Dubai, dan Selandia Baru. Menurut Lestari, sejumlah persyaratan itu membutuhkan petugas pelaksana di lapangan yang berintegritas untuk menjalankannya. 

Apalagi, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, sejumlah negara tetangga kita seperti Singapura, Filipina, dan Australia sedang mengalami peningkatan kasus positif covid-19 cukup signifikan. Potensi kebocoran lalu lintas orang dari negara-negara yang sedang mengalami peningkatan kasus positif covid-19, tegas Rerie, harus diantisipasi dengan baik, lewat upaya pengawasan yang ketat dan transparan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan momentum pembukaan kembali pariwisata di Bali dengan melanggar aturan yang ditetapkan. Pelanggaran terhadap aturan itu, jelas Rerie, berisiko tinggi karena dapat menggagalkan upaya pengendalian covid-19 yang saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda membaik.

Baca juga: Menkes: Perlu Didorong Terus Vaksinasi Covid-19 untuk Kalangan Lansia

Menurut Rerie, konsistensi para pemangku kepentingan dan pelaksana di lapangan dalam menjalankan kebijakan pembukaan kembali pariwisata Bali untuk wisatawan asing sangat diharapkan. Upaya untuk mempertahankan terkendalinya covid-19, tegas Rerie, merupakan bagian dari ujian kita dalam melaksanakan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, seperti cinta tanah air, gotong-royong, rela berkorban, dan kemanusiaan. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Waspada Varian Baru, Pemerintah Diminta Perketat Pintu Masuk Wisatawan Asing

👤Ant 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:57 WIB
Berkaca pada varian Delta, Indonesia terlambat mencegah dan mengantisipasi sehingga terjadi lonjakan kasus...
DOK YAKULT

30 Tahun Yakult Berkontribusi untuk Indonesia

👤Ihfa Firdaus 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:48 WIB
Saat ini, penjualan Yakult mencapai 7 juta botol per hari. Jumlah ini masih akan bertambah karena baru 3,5% masyarakat Indonesia yang...
Dok. KLHK

Kaum Muda Bergerak Pulihkan Lingkungan Hidup

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:00 WIB
Diharapkan KLHK melibatkan kaum muda di dalam proses-proses pembuatan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kaum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya