Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pemasungan terhadap warga penderita gangguan jiwa di Indonesia makin meningkat, seiring masih adanya sikap keluarga dan masyarakat yang masih menganggap aib, ketika anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa, termasuk skizofrenia.
Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Kemenkes, dr Maxin Rain Rondonuwu ketika berbicara kepada wartawan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia di Solo tidak menyebutkan secara angka, terkait peningkatan kasus pemasungan terhadap warga yang terkena gangguan jiwa.
Menurut Maxin, peningkatan angka pemasungan terjadi, karena masih melekatnya stigma pada sebagian masyarakat, bahwa anggota keluarga menderita gangguan jiwa adalah aib, sehingga harus dikucilkan, dengan cara dipasung.
Baca juga: Anggota DPR: Siapkan Teknis Pembukaan Kembali Ibadah Umrah
Dia menegaskan, pandemi covid-19 yang hampir berjalan dua tahun ini, memberikan dampak tekanan mental luar biasa bagi masyarakat di Indonesia.
Bahkan Maxin menegaskan, sekitar 20 persen penduduk Indonesia memiliki potensi masalah gangguan jiwa. Ini artinya 1 di antara 5 penduduk berisiko mengalaminya, terutama pada masa pandemi covid-19 yang memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental warga.
Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa mengatakan, pada masa pandemi covid-19 ini, tekanan mental memang memang menghinggapi warga secara luar biasa, dan ada yang berujung dengan kematian.
"Pada masa pandemi ini, warga isoman di Kota Solo yang meninggal lebih banyak dari pada meninggal karena perawatan. Ini semua karena mereka terkena tekanan mental," katanya ketika menghadiri peringatan Hari Kesehatan Mental se-Dunia di RSJ Surakarta.
Maxin pada bagian lain mengtatakan, masalah lain yang dihadapi untuk perawatan bagi warga yang mengalami gangguan jiwa adalah terbatasnya sarana pelayanan, termasuk RS Jiwa.
Baca juga: Peningkatan Akurasi Data Dibutuhkan untuk Tingkatkan Program Vaksinasi
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam pidato secara virtual pada peringatan Hari Kesehatan Mental mengatakan, belum semua provinsi memiliki rumah sakit jiwa. Saat ini baru ada 34 RSJ di Indonesia milik pemerintah dan swastas.
"Sehingga tidak semua orang dengan gangguan jiwa bisa mendapat pengobatan yang semestinya," kata Budi Gunadi.
Sejauh ini, tegas Budi, pemerintah terus memiliki komitmen untuk meningkatkab layanan perawatan, meski masalah sumber daya manusia profesional untuk tenaga kesehatan jiwa juga masih sangat kurang.
Dari data yang diperoleh Media Indonesia, hingga hari ini jumlah psikiater sebagai tenaga profesional untuk pelayanan kesehatan jiwa baru ada 1.053 orang. Satu tenaga psikiater di Indonesia sedikitnya harus menangani 250 warga. (H-3)
Pada kelompok balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, karies gigi ditemukan pada 31 persen anak atau sekitar satu dari tiga anak.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Skizofrenia merupakan gangguan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan zat biokimia atau neurotransmiter di dalam otak.
Sangat penting untuk seorang penderita Skizofrenia maupun GB bisa cepat terdiagnosis dan mendapatkan penanganan medis yang tepat oleh personel medis yang kompeten.
Seorang wanita berusia 23 tahun berinisial A nekat melompat dari lantai 19 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Aksi itu ia lakukan lantara panik saat mengetahui ada ODGJ di unit kamarnya.
OCD dicirikan oleh dua elemen utama, yaitu obsesi dan kompulsi, yang terjadi berulang kali dan sulit untuk dikendalikan oleh penderitanya.
Dilansir dari berbagai sumber, penderita gangguan jiwa tertinggi di Indonesia terdapat di DKI Jakarta. Sebanyak 24,3% penderita gangguan jiwa di Jakarta.
Nurma mengatakan, tidak ada gelagat aneh yang diperlihatkan tersangka saat menjalani pemeriksaan. Saat ini kondisi tersangka sudah mulai stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved