Kamis 07 Oktober 2021, 09:45 WIB

Dari 7.904 BTS 4G se Indonesia 65% nya di Papua

Muhamad Fauzi | Humaniora
Dari 7.904  BTS 4G se Indonesia 65% nya di Papua

MI/Usman Iskandar
Pembangunan BTS 4G di Papua sudah mencapai 65% dari seluruh BTS yang dibangun se Indonesia.

 

DIREKTUR Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kementerian Kominfo Anang Latif menyatakan, total pembangunan infrastruktur BTS 4G di Papua  berjumlah 5.204 selama tahun 2021 dan 2022.

"Di seluruh Papua rencananya akan dibangun tambahan BTS 4G sebanyak 5.204 lokasi dalam dua tahun ini. Sedangkan untuk seluruh Indonesia, seluruh BTS 4G yang akan dibangun dalam dua tahun ini totalnya ada 7.904 lokasi. Itu berarti sekitar 65% dari total keseluruhan pembangunan BTS 4G nasional berada di Papua," ungkap Anang Latif, disela-sela Peresmian BTS 4G di Provinsi Papua Barat, yang berlangsung di Swiss Belhotel Manokwari, Rabu (6/10)

Dirut Bakti Anang Latif menegaskan komitmen Kementerian Kominfo dalam menghadirkan BTS 4G on air. Hal itu mengingat pemerintah terus melakukan percepatan transformasi digital.

“Terlebih masyarakat Papua dalam program percepatan tranformasi digital nasional ini mendapatkan fokus secara khusus, karena pertimbangan wilayah dan tingkat digitalisasinya, kuantitas BTS 4G yang dibangun pun jumlahnya tidak main-main,” jelasnya.

Anang merinci jumlah 5.204 lokasi BTS 4G di Papua melengkapi ratusan BTS yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2015 sampai dengan tahun 2020 di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat telah dibangun sebanyak 437 lokasi. Terdiri dari 224 lokasi BTS di Papua Barat dan 213 lokasi BTS di Papua,” jelasnya

Pemerataan Akses

Pembangunan infrastruktur BTS 4G merupakan program strategis dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo dalam pemerataan dan pengelolaan jaringan telekomunikasi.

“Program prioritas strategis nasional Kementerian Kominfo yaitu membuka wilayah blankspot area telekomunikasi untuk menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Provinsi Papua Barat,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam forum yang sama

Menurut Gubernur Dominggus Mandacan, pemerintah daerah mendukung program prioritas pembangunan infrastruktur BTS 4G untuk masyarakat yang bermukim baik di pusat dan pinggiran kota, pesisir pantai, pulau-pulau, pedalaman, lembah hingga di pegunungan untuk mendapatkan pemerataan layanan internet.

“Salah satu strategi yang dipakai adalah penyediaan BTS untuk mengurangi kesenjangan telekomunikasi yang masih ada di Provinsi Papua Barat, sesuai dengan program Nawacita yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah, terutama daerah perkampungan atau desa di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat,” jelasnya.

Menurut Gubernur Papua Barat, pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak hanya mempermudah pemerataan pelayanan di Provinsi Papua Barat, tetapi dapat mengejar ketertinggalan cakupan sinyal telepon seluler dan internet.

“Dengan adanya penyediaan BTS di wilayah blankspot, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya akses telekomunikasi dan informasi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang sedang menimpa negara Indonesia, kita merasakan betapa pentingnya akses telekomunikasi baik untuk media pembelajaran anak-anak sekolah, layanan kesehatan masyarakat, dan penguatan ekonomi mikro berbasis digital,” paparnya.

Gubernur Dominggus Mandacan menyambut baik pembangunan BTS 4G oleh Kementerian Kominfo. Menurutnya, layanan BTS 4G sebagai salah satu strategi pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merata dari hulu sampai ke hilir.

“Pada kesempatan yang baik ini, atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Barat terlebih dahulu menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, berkaitan dengan dukungan dan perhatian Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika terhadap pembangunan telekomunikasi di wilayah Papua Barat, khususnya pembangunan layanan internet di daerah 3T,” ungkapnya.

Selain didampingi Dirut BAKTI Kementerian Kominfo Anang Latif, Menteri Johnny juga didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong.  Hadir pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, serta serta jajaran pimpinan Konsorsium Lintasarta-Huawei-SEI sebagai mitra pembangunan.

Dari jajaran pemerintah daerah hadir Bupati Teluk Wondama Hendrik S Mambor, Bupati Tambrauw Gabriel Asem, serta segenap jajaran Pemerintah Provinsi  Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Papua Barat. (OL-13)

Baca Juga: Kominfo Percepat Bangun BTS 4G di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Dengan Baik

Baca Juga

dok.pribadi

IPB Lahirkan Generasi Ketiga Doktor Pemetaan Tanah Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:34 WIB
IPB University melahirkan generasi ketiga ilmuwan pemetaan digital asal Indonesia, yakni Destika Cahyana pada penghujung Juni...
DOK UMJ

UMJ Kukuhkan Herwina Bahar Sebagai Guru Besar Ilmu Pendidikan

👤Widhoroso 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:30 WIB
UNIVERSITAS Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar pengukuhan guru besar pada di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMJ, Rabu...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Usulkan Keanggotaan Dewan ITU Region E, Menkominfo: Indonesia Bawa 3 Agenda

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:25 WIB
Pemerintah RI telah menyusun Roadmap Transformasi Digital Nasional...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya