Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Lomba film pendek Forty-Eight Short Movie Competition (FESMoC) tahun 2021 yang diselenggarakan SMAN 48 Jakarta mendorong lahirnya sineas muda dari kalangan pelajar. Para siswa tingkat SMA, SMK dan MA yang tersebar di beberapa provinsi Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat turut terlibat sebagai salah satu wujud implementasi Merdeka Belajar.
Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud-Ristek Hilmar Farid menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya kepada SMAN 48 Jakarta selaku penyelenggara acara. Ia mengaku sangat terkesan atas pengorganisasian kegiatan itu, karena tidak mudah membuat kompetisi festival film.
"Merdeka Belajar bagi saya bukan hanya pidato, tapi harus diwujudkan dalam kegiatan yang nyata, salah satunya adalah melalui kegiatan FESMoC tahun 2021. Melihat jumlah karya yang masuk dan kualitasnya, saya bangga dapat menjadi bagian dari acara ini," ungkapnya di sela-sela pemberian penghargaan dan apresiasi kepada juara kompetisi lomba film pendek yang bertajuk Budaya Lokal Tempat Tinggal Kita, Minggu (26/9).
Baca juga: Proporsi Isu Pemberitaan Tentang Pendidikan Harus Ditingkatkan
FESMoC yang diinisiasi oleh SMAN 48 Jakarta, pelaksanaannya dimulai sejak bulan Mei 2021. Lomba itu diikuti oleh 56 peserta dan berhasil mengumpulkan sebanyak 39 karya poster dan film pendek.
Terdapat empat kategori pemenang dalam ajang tersebut. Untuk kategori film pendek, juara pertama dimenangkan oleh SMAN 48 Jakarta melalui karya bertajuk Ondel Oh Ndel. Juara kedua diraih oleh SMAI Nurul Fikri Lembang melalui karya bertajuk Roti Buaya dan juara ketiga diraih oleh SMKN 3 Wonosari dengan karya bertajuk Sanggar (GESANG Manunggaling).
Selanjutnya pemenang kategori poster terbaik yang diraih oleh SMKN 2 Buduran lewat karya bertajuk Kulup. Pemenang kategori film favorit diraih oleh SMK 1 Pancasila Ambulu lewat karya bertajuk Dakon. Terakhir, pemenang kategori Special Jury Mention diraih oleh SMAN 1 Terbanggi Besar lewat karya bertajuk Cara Baru. Seluruh pemenang mendapatkan piala serta uang pembinaan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan pentingnya mewujudkan konsep Merdeka Belajar dalam aksi nyata. Bukan banyak konsep tekannya, melainkan wujud nyata pada pendampingan anak-anak. Salah satunya SMAN 48 bisa menyelenggarakan kompetisi ini untuk seluruh Indonesia dan ini bukan hal mudah.
"Terima kasih atas nama Dinas Pendidikan Jakarta, terima kasih kepada Kemendikbud-Ristek. Terus meraih prestasi, untuk menciptakan masa depan gemilang," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia FESMoC 2021, Aninditaputri Daniswara menyampaikan bahwa kondisi pandemi tidak menjadi halangan untuk generasi muda dalam berpikir kritis dan kreatif. “Kami terus bertumbuh menjadi generasi emas yang produktif, berkarya dan kreatif selaras dengan program Mas Nadiem yaitu Merdeka Belajar. Dalam proses Road to FESMoC yaitu seminar dengan tema Mencetak Sineas Muda Melalui Produksi Film Pendek yang diadakan di Museum Penerangan TMII kami menyadari bahwa kamera dan film adalah satu kesatuan yang utuh, dari ide dasar itulah kami merancang desain piala FESMoC 2021," tutup Anindita. (H-3)
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
DI tengah harga daging sapi yang naik di sejumlah pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya menegaskan akan menjaga keterjangkauan daging sapi bagi masyarakat Jakarta.
Pelajari cara efektif menghindari titik banjir di Jakarta. Dari daftar ruas jalan rawan hingga aplikasi pantau real-time untuk perjalanan aman.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Ia menyatakan, keberadaan Persija dengan basis suporter besar menjadikan klub tersebut sebagai aset strategis bagi kerja sama komersial.
Pelanggaran dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Berdasarkan Perda 3/2013, pelaku pembuangan sampah sembarangan dapat dikenai uang paksa hingga Rp500.000.
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved