Minggu 26 September 2021, 17:15 WIB

Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru Kembali Jadi Ancaman

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru Kembali Jadi Ancaman

ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin PCV saat imunisasi pneumonia gratis di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/9/2021)

 

Hari Paru Sedunia diperingati setiap tanggal 25 September menjadi momen untuk mengampanyekan bahaya penyakit paru dan saluran pernapasan.

Dalam konferensi pers World Lung Day 2021, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) mengatakan dalam 10 tahun terakhir, tren penyakit paru dan saluran pernapasan semakin meningkat.

"Kasus kanker paru, tuberkulosis, ISPA, asma, hingga kasus penyakit paru obstruktif kronik(PPOK)  terus meningkat. Ditambah sekarang ada covid-19 yang menyebabkan pandemi," tutur dr. Agus, keterangan Resmi PDPI, Minggu (26/9)

Baca jugaEpidemolog UI : Antisipasi Peningkatan Kasus pada Natal dan Tahun Baru

Bahkan menurut Agus, penyakit-penyakit tersebut merupakan penyebab kesakitan dan kematian terbanyak di seluruh dunia.

Secara global diperkirakan ada 384 juta penduduk dunia yang mengalami PPOK, dengan 3 juta orang meninggal setiap tahunnya karena PPOK. PPOK di Indonesia sendiri menjadi salah satu penyakit paru penyebab kematian dengan angka prevalensi sekitar 4,5 persen. Faktor risiko utama terjadinya PPOK adalah paparan asap rokok.

Kanker paru misalnya, merupakan penyakit tidak menular yang membunuh 1,6 juta orang setiap tahunnya, membuatnya menjadi jenis kanker paling mematikan.

Sekitar 334 juta penduduk dunia mengalami asma dan angka insidensinya selalu meningkat dalam 3 dekade terakhir. Terdapat sejumlah faktor yang dapat memicu munculnya asma yaitu faktor genetik, polusi udara, infeksi saluran napas pada masa kanak-kanak, faktor makanan dan paparan alergen lingkungan.

Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi asma di Indonesia adalah 2,4 persen. Infeksi saluran napas bawah dan pneumonia merupakan penyakit pernapasan dengan angka kematian lebih dari 4 juta orang per tahun. Penyakit tersebut menjadi beban besar kesehatan di negara berkembang. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi pneumonia di Indonesia adalah 4 persen.

Di sisi lain, Indonesia juga masih dihantui oleh penyakit menular seperti tuberkulosis. Bahkan, jenis tuberkulosis yang kebal terhadap obat alias multi-drug resistent tuberculosis (MDR-TB) sudah ditemukan di Indonesia.

Belum lagi ancaman penyakit menular lainnya seperti covid-19, yang berdasarkan penelitian terbaru bahkan bisa menular melalui udara.

Karena itu sejalan dengan tema World Lung Day 2021 yakni Care for Your Lungs, PDPI mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan paru. Caranya, dengan mengatkan tidak pada tembakau, lindungi paru dengan vaksinasi, bernapas dengan udara bersih, dan olah raga teratur.

"Keempat hal tersebut dilakukan untuk melindungi paru kita dari penyakit yang dapat menimbulkan kecatatan dan kematian," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

Antara

Nadiem: Banyak Dekan yang Langgar Aturan Pemerintah

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 15:30 WIB
Nadiem bahkan melihat banyak dekan dan kaprodi yang tidak sungguh-sungguh menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka...
Antara

Terget Net Zero Emission, Indonesia Setop Jual Kendaraan Konvensional

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:25 WIB
Indonesia akan menyetop penjualan motor dan mobil konvensional atau berbahan bensin. Nantinya, kendaraan di Tanah Air akan beralih ke bahan...
DOK INH.

INH Ajak NGO Turut Bangun Asrama Guru di Jerusalem

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:15 WIB
Sejumlah lembaga yang sudah didatangi INH di antaranya Dompet Dhuafa, Nusantara Palestina Center (NPC), Darul Tauhid Peduli, dan Aqsho...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya