Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TUBERCULOSIS (TB) merupakan penyakit endemis Indonesia dan menyerang sebanyak 784 ribu orang pertahun. Namun demikian, pengembangan vaksin untuk pencegahan TB masih jalan di tempat.
Dokter Spesialis Paru dari RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengungkapkan, saat ini memang ada vaksin BCG yang diperuntukkan bagi anak-anak dan orang dewasa untuk mencegah TB. Namun demikian, vaksin tersebut masih belum efektif untuk mencegah timbulnya penyakit.
Saat ini sendiri, Erlina mengungkapkan sejumlah negara tengah mengembangkan vaksin BCG intravena yang dapat mengurangi risiko infeksi TB hingga 10 kali lipat.
"Penelitian ini masih pada monyet dan dikatakan dapat mengurangi risiko infeksi hingga 10 kali lipat. Mudah-mudahan secepatnya bisa diuji coba ke manusia," kata Erlina dalam Webinar Peringatan Hari Paru Sedunia, Jumat (24/9).
Sejumlah negara yang melakukan penelitian vaksin BCG intravena ialah Jepang, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat. Platform yang digunakan dalam vaksin tersebut ialah vaksin hidup.
Baca juga : Data Klaster Covid-19 Sekolah Kurang Akurat, Kemendikbud-Ristek Jajaki PeduliLindungi
"Vaksin ini sudah 5 tahun pengembangan tapi belum ada hasilnya. Penelitian untuk vaksin TB memang lama sekali. Saya juga heran. Mungkin karena pasien TB tidak meninggal secepat pasien covid-19," ucap Erlina.
"Tapi kita tunggu saja mudah-mudahan segera ada penelitian ke manusia seperti vaksin covid-19 sehingga TB tidak menjadi masalah ke depannya," pungkas Erlina.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto mengungkapkan, terdapat sejumlah penyakit pernapasan yang sangat berpengaruh besar pada kesehatan, yakni infeksi saluran napas bawah akut, TB, kanker paru, dan asma.
"Faktor risiko terjadinya penyakit paru kronik adalah paparan asap rokok," ucap dia.
Untuk itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kesehatan parunya demi menjaga produktivitas.
"Penyakit paru diperkirakan bertanggung jawab terhadap lebih dari 10% hilangnya waktu dan produktivitas seseorang, yang diukur melalui satuan disability life years (DALYs)," pungkas dia. (OL-7)
Tuberkulosis masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan lebih dari 1 juta kasus. Simak enam cara efektif mencegah penularan Tb menurut Kemenkes.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Tuberkulosis tidak hanya ditandai batuk berkepanjangan. Kenali gejala Tb paru, Tb ekstra paru, perbedaan Tb laten dan aktif, serta cara pencegahannya.
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Vaksin seperti RSV, hepatitis A, hepatitis B, dengue, serta meningokokus diberikan berdasarkan risiko tertentu.
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Para orangtua diingatkan untuk mewaspadai penyakit umum selama masa liburan dengan melengkapi imunisasi, terutama penyakit respiratori.
Imunisasi dengan Palivizumab direkomendasikan oleh IDAI untuk mencegah bayi yang lahir prematur mengalami penurunan kesehatan karena infeksi RSV.
IDAI juga menekankan bahwa Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan yang paling ‘cost-effective’ dan telah menyelamatkan jutaan nyawa anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved