Kamis 23 September 2021, 13:30 WIB

Pandemi Terkendali, Kemenag Sambangi Dubes Arab Saudi Terkait Izin Umrah

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Pandemi Terkendali, Kemenag Sambangi Dubes Arab Saudi Terkait Izin Umrah

AFP/AMER HILABI
Jemaah umrah tiba di Bandara King Abdulaziz International Airport di Jeddah, Minggu (15/8/2021)

 

PELAKSANA Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengunjungi Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Esham Altsaqafi. Ia berharap jemaah umrah Indonesia bisa segera mendapat kesempatan untuk diberangkatkan.

Menurutnya, penanganan covid-19 di Indonesia terus membaik. Jemaah umrah Indonesia juga siap untuk mengikuti prokes yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspend dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci,” terang Khoirizi di Jakarta, Rabu (22/9).

Baca juga: Pemerintahan Digital dapat Percepat Kerja di Bidang Lingkungan Hidup

Ikut hadir, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kobarsih, dan Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Silviana.

“Ada lima negara pengirim jemaah umrah terbanyak, yaitu Pakistan, Indonesia, India, Turki, dan Mesir, yang belum bisa mengirimkan jemaah umrahnya. Kami berharap jemaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan,” lanjutnya.

Dubes Arab Saudi Esham Altsaqafi kembali menegaskan bahwa Saudi tidak pernah melarang umat Islam Indonesia untuk melaksanakan umrah. Menurutnya, pengaturan dilakukan semata dalam rangka mengatasi pandemi. Apalagi, hubungan Arab Saudi dan Indonesia juga sangat baik.

Esham mengaku baru saja melaporkan kepada otoritas Arab Saudi bahwa kasus covid-19 di Indonesia sudah mulai melandai. Menurutnya, informasi ini dia sampaikan agar menjadi pertimbangan bagi pemerintah Arab Saudi

Dubes Arab Saudi menambahkan, meski penyelenggaraan umrah sudah dibuka sejak Muharam 1443H untuk beberapa negara, namun peminatnya masih sepi, hanya sekitar 1000 - 1500 orang.

Dia mengatakan hal ini disebabkan prosedur penyelenggaraan umrah yang sangat ketat, demi mencegah penyebaran pandemi. (H-3)

Baca Juga

ANTARA/Fransisco Carolio

Pemerintah Distribusikan Tambahan Fasilitas Rantai Dingin ke 34 Provinsi

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:05 WIB
"Fasilitas cold chain sudah diberikan ke provinsi. Masing-masing dua buah per provinsi," kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Siti...
Dok BenihBaik.com

1.000 Pelajar dari Keluarga Prasejahtera Diprioritaskan untuk Beroleh Beasiswa Pendidikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:02 WIB
Inisiasi ini mengajak seluruh individu, komunitas, ataupun perusahaan melalui dana CSR-nya membantu mewujudkan mimpi anak-anak sekolah dari...
MI/Ramdani

Wapres Minta Antisipasi Gelombang III Pandemi

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:59 WIB
Vaksinasi yang digalakkan, imbuh Wapres, termasuk di pesantren-pesantren, bertujuan untuk mencegah penularan. Ia berharap upaya itu bisa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya