Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data yang diakses dari laman Kementerian Kesehatan, hingga hari ini, Senin (20/9) cakupan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun baru mencapai 12,25% dosis pertama, dan 8,54% dosis kedua.
Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Cissy Kartasasmita mengungkapkan, capaian tersebut dinilainya cukup baik. Mengingat vaksinasi untuk anak baru dilaksanakan selama 2 bulan ke belakang.
Namun demikian, karena saat ini sejumlah wilayah telah menerapkan pembelajaran tatap muka, ia meminta agar pemerintah mempercepat penyuntikan vaksin agar mencapai target.
Baca juga : Menkes : Masih Banyak Masyarakat Takut Jalani tes Covid-19
"Kalau tetap seperti sekarang baru selesai dalam 10-12 bulan lagi. Sebaiknya segera dipercepat, diperbanyak tempat vaksinasi. Kalau bisa kerja sama puskesmas dan sekolah di daerah. Minta bantuan IDAI. Makin cepat selesai makin baik," kata Cissy daat dihubungi, Senin (20/9).
Berkaitan dengan pelaksanaan PTM, Cissy menyebut vaksinasi bukanlah jaminan bagi anak-anak dan guru tidak menularkan covid-19. Ia menegaskan, selain vaksinasi, pelaksanaan PTM harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Bukan hanya 20%-50% kapasitas yang ditentukan. Tapi harus diperhatikan juga luas kelas, dan ventlasi harus baik. Ada jendela besar yang bisa dibuka. Anak juga harus mematuhi prokes terutama pakai masker yang benar. Hidung dan mulut tertutup," pungkas Cissy. (OL-7)
PP TUNAS adalah jawaban atas kekhawatiran kalangan medis terhadap dampak negatif media sosial bagi tumbuh kembang anak.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved