Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi pelajar di SMA Negeri 3 Wajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (9/9).
Sebanyak 220 siswa mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Sinovac dalam kegiatan tersebut.
Dalam waktu yang bersamaan, kegiatan vaksinasi bagi para murid juga digelar secara serentak di sejumlah sekolah yang ada di Wajo.
"Hari ini saya melihat dan meninjau program vaksinasi yang diadakan di sekolah-sekolah, baik SMA, SMK, dan juga madrasah. Saya melihat semuanya berjalan lancar," ujar Jokowi di Sulawesi Selatan, Kamis (9/9)
Kepala negara berharap upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan di sekolah-sekolah dapat menekan laju penyebaran covid-19 sehingga proses pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan.
"Kita harapkan semakin banyak siswa, murid, santri yang divaksinasi akan mempercepat proses belajar tatap muka yang kita harapkan secepatnya dimulai, karena kita ingin anak-anak segera memperoleh ilmu kembali di sekolah," imbuhnya.
Baca juga : Mensos Minta Daerah Imbangi Akselerasi dan Akurasi Pembaruan Data
Tidak lupa, Jokowi juga mengingatkan para pelajar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat meskipun sudah diberi suntikan vaksin.
"Protokol kesehatan harus dijaga ketat terutama pakai masker jangan sampai di lepas. Saya pakai masker sampai double karena penting menjaga kita semuanya agar tidak menularkan dan tidak tertular oleh Covid," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi secara khusus memberi apresiasi kepada tim vaksinator dari UPTD Puskesmas Belawa yang melakukan kegiatan vaksinasi secara pintu ke pintu dengan menggunakan perahu lantaran kawasan itu terdampak banjir.
Menurut Presiden, sistem jemput bola pada kegiatan vaksinasi penting dilakukan agar pelayanan yang diberikan semakin lebih baik.
"Bagus kalau bisa dilaksanakan dari pintu ke pintu. Itu akan memberikan pelayanan lebih baik. Kalau memang tidak bisa datang ke tempat vaksinasi, ya memang lebih bagus kalau jemput bola," pungkasnya. (OL-2)
Provinsi Sulawesi Selatan dipastikan akan menjadi lokasi pendirian Politeknik Pengawasan Obat dan Makanan (Poltek POM) pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan kebutuhan mendesak korban kebakaran Sorowako dapat segera terpenuhi.
Dalam program yang berlangsung selama tiga hari (15–17 Agustus 2025), relawan dari berbagai BUMN menjalankan berbagai aktivitas sosial dan edukatif.
Bagi Pemprov Sulsel, penghargaan ini menjadi momen penting dalam memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menjadi Inspektur Upacara HUT RI ke-80 di Rujab Gubernur Sulsel.
Bagi para anggota Paskibraka, tugas di HUT ke-80 RI menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum kebangsaan.
Campak bukan sekadar penyakit ringan dengan ruam merah di kulit. Di balik gejalanya yang tampak sederhana, virus ini dapat menyerang paru-paru hingga otak.
Saat ibunya diimunisasi maka zat antibodi-nya akan bisa masuk melalui plasenta dan saluran tali pusar ke si bayi
Masalah stunting di Indonesia belum kunjung reda. Namun, infeksi tersembunyi seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV) ternyata bisa memicu lahirnya bayi stunting.
Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang hati dan dapat bersifat akut maupun kronis.
Vaksin memiliki beragam manfaat, antara lain untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit berbahaya seperti polio serta mencegah komplikasi berat yang dapat menyebabkan kecacatan.
Vaksin HPV yang selama ini dikenal sebagai perlindungan utama terhadap kanker serviks pada perempuan, kini direkomendasikan juga untuk anak laki-lak
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved