Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) bekerja sama dengan Sekolah Jurnalisme Media Indonesia menggelar lokakarnya jurnalistik. Lokakarnya bertajuk Pelatihan Jurnalistik di Era Digital itu untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pegawai Setwapres yang sehari-hari mengelola pemberitaan Wakil Presiden.
"Diharapkan nanti mudah-mudahan teman-teman bisa memberikan brand image yang lebih baik bagi Bapak Wakil Presiden dan pimpinan Sekretariat Wakil Presiden dalam rangka pemberitaan," kata Kepala Biro Tata Usaha, Teknologi Informasi, dan Kepegawaian Setwapres Yayat Hidayat saat membuka workshop yang digelar daring oleh Sekolah Jurnalisme Media Indonesia, Sabtu (7/8).
Para peserta pelatihan merupakan pegawai Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setwapres. Setwapres berharap agar pelatihan jurnalistik itu juga dapat memerkaya pengetahuan serta wawasan para pegawai. Dengan begitu, pelayanan publik yang diberikan BPMI Setwapres berupa dokumentasi kegiatan Wakil Presiden bisa semakin optimal.
"Harapan kami sharing session yang diberikan bisa bermanfaat bagi teman-teman di BPMI dalam memberikan pelayanan dokumentasi khususnya video dan tulisan-tulisan yang memberitakan tentang Pak Wakil Presiden dan pimpinan di Sekretariat Wakil Presiden," kata Yayat.
Baca juga: AMSI Gelar Pelatihan Penguatan Bisnis Media Daring
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala BPMI Setwapres Rusmin Nuryadin. Selama dua hari lokakarya, pegawai BPMI mendapatkan materi intensif mengenai videografi serta fotografi dari fotografer/videografer Media Indonesia Ramdani. Kemudian, untuk penulisan berita pelatihan diberikan oleh Redaktur Media Indonesia Eko Suprihatno.
Pada hari pertama yang membahas sesi pelatihan videografi/fotografi, fotografer Media Indonesia Ramdani menekankan pentingnya pravisualisasi, sensitivitas, serta antisipasi reaksi dalam proses pembuatan video/foto jurnalistik. Unsur-unsur itu akan turut menentukan dokumentasi-dokumentasi yang dihasilkan.
Di tengah kondisi pandemi saat ini ketika aktivitas semua pejabat negara terbatas, termasuk Wakil Presiden, Ramdani menyampaikan perlunya kreativitas dalam pembuatan dokumentasi.
Di sisi lain, peliputan wartawan media massa yang juga terbatas di saat pandemi juga bisa menjadi pendorong bagi Biro Pers Setwapres untuk terus merekam peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di seputar Wakil Presiden secara kreatif.
"Wawasan bahwa dokumentasi ini berharga penting sekali, sebagai sebuah hal menyenangkan dan jauh ke depan bahwa yang dilakukan teman-teman BPMI ini adalah rekaman sejarah Indonesia juga karena (mendokumentasikan) di lingkungan Wakil Presiden. Ini bagian sebuah perjalanan rekaman sejarah Indonesia," katanya.(OL-4)
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Peran humas atau public relations (PR) menjadi semakin vital di era digital, terutama dalam menjaga reputasi dan merawat kepercayaan publik.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Pemerintah dituntut tidak hanya berbicara kepada publik, tetapi juga mendengarkan dan berinteraksi secara efektif, transparan, dan berbasis data.
Monitoring isu berarti membuka mata dan telinga kita untuk sebenar-benarnya melihat dan mendengar.
Forum Pemred Indonesia ingin mengajak publik lebih luas, khususnya FH BUMN, untuk mengonsumsi informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.
PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance meraih penghargaan Best Public Relation pada ajang Indonesia Public Relations Award 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved