Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan bekerja sama dengan Danone Indonesia mengajak konten kreator, bloger, pegiat media sosial dan media massa untuk berperan aktif dalam memberi edukasi terkait kesehatan ibu dan anak di masa pandemi Covid-19.
Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes drg. Kartini Rustadi mengatakan, hal itu dapat dilakukan dengan mempromosikan buku KIA yang dapat digunakan secara mandiri oleh orang tuan dalam memantau tumbuh kembang anak.
"Pentingnya buku KIA di masa pandemi kalau kita baca dengan teliti, kita perhatikan dan terapkan itu bisa menjadi pedoman dalam memantau tumbuh kembang anak di masa pandemi," ungkapnya dalam webinar Pentingnya Buku KIA untuk Orang Tua Pantau Kesehatan & Tumbuh Kembang Anak di Masa Pandemi, Kamis (29/7).
Kartini mengatakan bahwa peran para konten kreator, bliger, pegiat media sosial hingga media massa sangat penting saat ini. Pasalnya, berbagai pemberitaan hingga kabar hoaks telah membuat orang tua khawatir untuk mengunjungi fasilitas kesehatan anak atau mengikuti posyandu.
Hal itu, kata dia sangat berpengaruh pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Mengingat pada masa balita merupakan usai emas untuk memastikan anak tumbuh sesuai dengan usia.
"Jika tidak dipantau dan dipastikan anak tumbuh sesuai usianya, maka kita kehilangan masa depan bangsa kita," tuturnya.
"Masa depan bangsa tergantung pada kita dalam mendukung tumbuh kembang anak. Memastikan bahwa anak-anak kita mendapat hak-hak mereka," tambahnya.
Lewat bukti KIA, orang tua bisa memantau tumbuh kembang anak secara mandiri. Sehingga, semua stakeholders harus bergerak bersama mempromisikan dan memberi edukasi pentingnya buku tersebut di masa sulit ini.
VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan bahwa di masa pandemi semua aspek terdampak. Di sektor kesehatan anak, kegiatan posyandu dan fasilitas kesehatan terhambat.
"Untungnya ada buku KIA yang sudah disusun secara lengkap dan komptehensi oleh Kemenkes. Ini bisa digunakan orang tua manapun secara konsisten dan standar yang sama," ujarnya.
Lantas dia meminta semua pihak untuk ikut menyebarluaskan buku tersebut khususnya kepada orang tua. Sehingga orang tua bisa memanfaatkan buku tersebut di saat fasiliyas kesehatan terhambat karena pandemi. (H-2)
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved