Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan bekerja sama dengan Danone Indonesia mengajak konten kreator, bloger, pegiat media sosial dan media massa untuk berperan aktif dalam memberi edukasi terkait kesehatan ibu dan anak di masa pandemi Covid-19.
Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes drg. Kartini Rustadi mengatakan, hal itu dapat dilakukan dengan mempromosikan buku KIA yang dapat digunakan secara mandiri oleh orang tuan dalam memantau tumbuh kembang anak.
"Pentingnya buku KIA di masa pandemi kalau kita baca dengan teliti, kita perhatikan dan terapkan itu bisa menjadi pedoman dalam memantau tumbuh kembang anak di masa pandemi," ungkapnya dalam webinar Pentingnya Buku KIA untuk Orang Tua Pantau Kesehatan & Tumbuh Kembang Anak di Masa Pandemi, Kamis (29/7).
Kartini mengatakan bahwa peran para konten kreator, bliger, pegiat media sosial hingga media massa sangat penting saat ini. Pasalnya, berbagai pemberitaan hingga kabar hoaks telah membuat orang tua khawatir untuk mengunjungi fasilitas kesehatan anak atau mengikuti posyandu.
Hal itu, kata dia sangat berpengaruh pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Mengingat pada masa balita merupakan usai emas untuk memastikan anak tumbuh sesuai dengan usia.
"Jika tidak dipantau dan dipastikan anak tumbuh sesuai usianya, maka kita kehilangan masa depan bangsa kita," tuturnya.
"Masa depan bangsa tergantung pada kita dalam mendukung tumbuh kembang anak. Memastikan bahwa anak-anak kita mendapat hak-hak mereka," tambahnya.
Lewat bukti KIA, orang tua bisa memantau tumbuh kembang anak secara mandiri. Sehingga, semua stakeholders harus bergerak bersama mempromisikan dan memberi edukasi pentingnya buku tersebut di masa sulit ini.
VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan bahwa di masa pandemi semua aspek terdampak. Di sektor kesehatan anak, kegiatan posyandu dan fasilitas kesehatan terhambat.
"Untungnya ada buku KIA yang sudah disusun secara lengkap dan komptehensi oleh Kemenkes. Ini bisa digunakan orang tua manapun secara konsisten dan standar yang sama," ujarnya.
Lantas dia meminta semua pihak untuk ikut menyebarluaskan buku tersebut khususnya kepada orang tua. Sehingga orang tua bisa memanfaatkan buku tersebut di saat fasiliyas kesehatan terhambat karena pandemi. (H-2)
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved